banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

KPM Cipancur Keluhkan Bantuan PKH

Bingkaiwarta, KALIMANGGIS – Pengelolaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Kuningan, diduga banyak penyimpangan. Seperti yang terjadi di Blok Pahing Desa Cipancur, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Purwati, mengaku mendadak tidak menerima uang PKH sejak Tahun 2021.

Anehnya April 2022, Ia mendadak menerima pencairan PKH dari pendamping Rp1,5 juta.

banner 728x250

“April atau Mei 2022 saya lupa, saya dikasih pencairan dari pendamping Bu Lulu sama Bu Neli, datang kesini (rumah,red) Rp1,5 juta. Padahal dulu dari 2021, gak cair-cair. Mereka minta ke saya untuk mengikhlaskan, nyebutnya begitu,” tutur Purwati kepada bingkaiwarta.co.id, Selasa (05/07/2022), di rumahnya.

Purwati mengungkapkan, sejak awal pencairan 2018 juga, Ia sudah tidak mengerti dengan PKH. Waktu Ia hamil, ada juga tanggungan anak sekolah, bisa cair Rp1,8 juta. Tapi pencairan selanjutnya tiba-tiba dikasih Rp320 ribu, lalu Rp120 ribu. “Demi Allah, saya dikasihnya dari ketua PKH. Pendampingnya waktu itu Bu Lulu,” ungkapnya.

Ia mengaku sama sekali tidak pernah memegang kartu PKH termasuk PIN. Kartu PKH dipegang oleh pendamping. Kartu PKH dan PIN baru dikasih kepadanya belum lama ini. Itupun karena sudah tidak cair.

Selain bansos PKH, bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) miliknya juga sudah lama tidak cair. “Yang lain cair, saya gak cair-cair. Ya Allah, kenapa kayak pilih kasih begitu. Padahal saya masih banyak tanggungan,” ujarnya dengan nada sedih. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan