Bingkaiwarta, KUNINGAN – Mahasiswa STIKES Kuningan berhasil membuktikan bahan ampuh untuk salep pengobatan alternatif luka diabetik.
Dengan bimbingan dosen Ns. Lia Mulyati, S.Kep, M.Kep, Mahasiswa S1 Keperawatan terdiri dari Afni Wulandari, Pitria Kusuma Devi, dan Nurunnisa Rahayuningrat, membuktikan salep ekstrak batang brotowali dengan kombinasi zeolite alam lampung untuk penyembuhan luka diabetik.
Bahkan penelitian ini mendapat pendanaan dari Kemendikbud Ristek dalam ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2022 bidang Riset Eksakta.
“Kami menggali literatur jurnal terkait uji salep ekstrak brotowali pada bakteri biakan yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri stapylococcus aureus dan pseudomonas aeruginosa, maka dari itu kami mengembangkan penelitian lebih lanjut untuk menguji salep tersebut pada hewan uji coba yang di diabeteskan dan diberi luka,” ujar Afni.
Hasil yang diperoleh dari pengujian tersebut sambung Afni, in vivo terlihat adanya proses penyembuhan luka diabetik yang signifikan pada kelompok intervensi. Proses penyembuhan luka pada kelompok intervensi mulai tertutup rapat pada hari ke-8 sementara pada kelompok kontrol di hari ke-8 luka masih terbuka.
Dengan penelitian ini, Afni berharap dapat memberikan alternatif berupa terapi untuk penyembuhan ulkus diabetik yang lebih efektif. “Kemudian, bagi pemerintah dan ahli farmasi bisa bekerjasama dalam memproduksi sedian salep ekstrak brotowali dengan kombinasi zeolit alam lampung sebagai alternatif untuk penyembuhan ulkus diabetik yang lebih aman,” imbuhnya. (rmdty)













