Bingkaiwarta, KUNINGAN – Dewan Pembina ICMI Orda Kuningan, H Rokhmat Ardiyan mengingatkan, bahwa kiprah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Kuningan, terus ditunggu masyarakat.
Tokoh Pengusaha Kuningan yang kharismatik ini, mengucapkan terimakasih atas pengabdian mulia Dr Iskandar dalam memimpin ICMI Orda Kuningan. Menurutnya, Iskandar adalah akademisi senior, peduli, dan penuh teladan. Ia juga mengucapkan selamat atas terpilihnya Nanan Abdul Manan secara aklamasi sebagai Ketua ICMI Orda Kuningan masa khidmat 2022-2027.
“Pak Nanan Abdul Manan ini, luar biasa. Selain akademisi muda sukses, dan Ketua STKIP Muhamadiyah, Pak Nanan juga banyak aktif di organisasi lain. Selamat. Ditangan Pak Nanan, saya optimis ICMI semakin diperhitungkan. Manfaatnya juga akan semakin dirasakan masyarakat,” ujar H Rokhmat Ardiyan, usai Musda ICMI Orda Kuningan, di Cakrawala Grage Hotel Sangkanhurip, Kuningan.

Ia mengingatkan, cendekiawan dalam arti intelektual mengandung syarat tertentu. Contoh, seseorang tidak pernah lulus perguruan tinggi, tapi diakui sebagai cendekiawan besar karena melahirkan tulisan ilmiah mengenai ide-ide sosial dan kemanusiaan.
“Jadi, cendekiawan tidak mesti harus sarjana. Bahkan, sarjana sendiri belum tentu cendekiawan,” katanya.

Dijelaskan Rokhmat Ardian, Cendekiawan itu, memiliki sikap, visi intelektual. Mampu mengatasi batas-batas disiplin, memiliki komitmen kuat pada kemanusiaan, harkat, nilai-nilai, aspirasi dan hati nurani. Juga kritis dan mandiri.
Maka, cendekiawan muslim adalah muslim peduli terhadap lingkungan. Terus menerus meningkatkan kualitas Iman dan taqwa. Cendekiawan muslim memiliki kemampuan berpikir, menggali, memahami dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kehidupan keagamaan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan untuk diamalkan bagi terwujudnya masyarakat madani.
“InsyaAllah, ICMI Kuningan kedepan sesuai harapan semua. Tetap solid, kompak, demi agama dan Kuningan maju,” tutupnya. (Abel)













