banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250


banner 728x250

Pelaku UMKM Kuningan Diberikan Penyuluhan Tentang Sertipikasi Hak Atas Tanah (SHAT)

  • Bagikan

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Diskopdagperin  bekerjasama dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Kuningan telah melaksanakan Penyuluhan Sertipikasi Hak Atas Tanah (SHAT) Non Sistematis Lintas Sektor untuk UMKM di Kabupaten Kuningan, pada Kamis (23/06/2022), di PLUT KUMKM Panawuan, Kuningan.

Penyuluhan dihadiri oleh para kepala desa, aparat desa, pendamping desa dan para pelaku usaha calon penerima SHAT.

banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280

Pertanahan Nasional (BPN) RI melalui semangat perubahan telah melakukan beberapa program strategis dalam rangka percepatan pendaftaran tanah di seluruh wilayah NKRI. Sebagaimana diamanatkan dalam pasal 19 Undang- Undang Nomor 5 tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok-pokok agraria menetapkan, bahwa untuk menjamin kepastian hukum oleh pemerintah, diadakan pendaftaran tanah di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Dalam rangka legalisasi aset pelaku UMKM serta meningkatkan jaminan akses permodalan bagi UMKM, pada tahun 2022 Kementerian Koperasi dan UKM RI bekerjasama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dalam bentuk kegiatan fasilitasi sertifikasi hak atas tanah lintas sektor program UMKM.

Program strategis pertanahan legalisasi aset bagi pelaku UMKM yang akan dilakukan ini mempunyai manfaat yang besar. Melalui kegiatan SHAT ini akan memberikan jaminan kepastian hak atas tanah, mencegah sengketa, dan meningkatkan kesejahteraan bukan hanya bagi pemegang haknya, akan tetapi juga bagi bangsa secara keseluruhan dan lebih khusus lagi bagi masyarakat Kabupaten Kuningan.

Bagi pelaku UMKM di Kabupaten Kuningan yang akan mendapatkan fasilitasi SHAT ini akan sangat terbantu dalam menjalankan usahanya, yaitu salah satunya SHAT tersebut dapat dijadikan agunan dalam mendapatkan akses pembiayaan usaha / fasilitasi permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kepala Diskopdagperin Kabupaten Kuningan, U. Kusmana mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Kuningan yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mensuksekskan Program SHAT tahun 2022 ini sehingga sekitar 500 pelaku usaha di Kabupaten Kuningan dapat menikmati program tersebut.

“Besar harapan menjadi upaya bagi pemulihan ekonomi pada masa pasca pandemi Covid-19, dalam arti dapat meningkatkan kesejahteraan dan membangun ekonomi kerakyatan dalam menjawab permasalahan yang dihadapi UMKM dalam akses permodalan untuk meningkatkan kapasitas produksi, kemitraan, promosi produk, pemasaran dan meningkatkan kepercayaan diri UMKM dalam menjalankan usahanya,” ungkap U. Kusmana kepada bingkaiwarta.co.id, Senin (27/06/2022).

Ia mengatakan, selaras dengan program fasilitasi SHAT ini, Diskopdagperin tengah bekerjasama dengan Bank BJB, BRI dan BNI dalam memfasilitasi percepatan akses permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM di Kabupaten Kuningan melalui program permodalan fasilitasi perbankan untuk UMKM (Promo Si Abank UMKM).

“Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program prioritas pemerintah dalam mendukung UMKM berupa kebijakan pemberian kredit/pembiayaan modal kerja dan/atau investasi kepada debitur individu atau perseorangan, badan usaha, dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak, namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup,” jelasnya. (Abel)


banner 336x280
banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!