banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Tim Penjaringan Ketua KONI Kuningan Mulai Bekerja, Lima Nama Calon Mengemuka

 

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Tim Penjaringan Bakal Calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kuningan resmi mulai bekerja. Dipimpin oleh Ade Sobirin, tim ini menggelar rapat perdana di Aula KONI Kuningan pada Senin (9/6/2025) siang, sebagai bagian dari rangkaian persiapan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang akan datang.

banner 728x250

Dalam pertemuan tersebut, tim penjaringan memfokuskan pembahasan pada konsep dan tahapan seleksi bakal calon ketua umum baru. Proses ini digelar menyusul akan berakhirnya masa kepemimpinan HM Ridho Suganda. Tim menekankan pentingnya memilih figur yang mampu membawa perubahan positif bagi dunia olahraga di Kabupaten Kuningan.

Seiring diskusi berlangsung, muncul sejumlah nama tokoh yang dianggap potensial untuk memimpin KONI Kuningan ke depan. Setidaknya lima nama disebut dalam rapat internal tersebut. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, baik birokrasi, swasta, hingga kalangan pegiat olahraga.

Lima sosok yang mencuat antara lain:
• Edi Nurinda, pejabat aktif di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI,
• Jono, pengusaha dan pemilik Quensha di Desa Kaliaren,
• Yudi Tolil, pelaku usaha lokal,
• Yayan Olly, tokoh otomotif dan pegiat olahraga,
• serta Hj Dian Marina Puspita, komisaris Puspita Cipta Group yang juga dikenal sebagai istri dari Anggota DPR RI, H Rokhmat Ardiyan.

Menurut Ketua Tim Penjaringan, Ade Sobirin, sebagian dari nama-nama tersebut sudah menyatakan kesiapannya dan telah memberikan konfirmasi awal, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap penjajakan.

“Siapapun boleh mencalonkan diri, asalkan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan dan berkomitmen kuat untuk memajukan olahraga di Kuningan,” ujar Ade.

Ia menambahkan, KONI Kuningan saat ini menghadapi berbagai tantangan serius, mulai dari keterbatasan anggaran dari APBD, minimnya transparansi keuangan, hingga fenomena atlet berprestasi yang pindah ke daerah lain karena merasa kurang mendapat perhatian. Tak hanya itu, banyaknya pengurus inti yang mengundurkan diri—terutama dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN)—menjadi tantangan tersendiri dalam mengelola organisasi olahraga tersebut.

Untuk itu, proses penjaringan diharapkan mampu menjaring figur yang tak hanya populer, tapi juga memiliki visi, integritas, serta jaringan yang luas untuk membawa perbaikan nyata.

Pendaftaran resmi bakal calon Ketua Umum KONI Kuningan akan dibuka mulai 11 hingga 17 Juni 2025. Setelah itu, tahapan seleksi akan dilanjutkan menjelang pelaksanaan Musorkablub. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan