Bingkaiwarta, KUNINGAN – Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Ahmad Handiman Romdony telah meresmikan program SAHAMKU, di Aula MTs Negeri 3 Kuningan, Kamis (11/7/2024).
Program yang diprakarsai oleh Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam ini menargetkan para pelaku usaha di sekitar masjid dalam upaya meningkatkan kompetensi pelaku usaha dan memudahkan proses Sertifikasi Halal, Permodalan, serta Pembekalan Keuangan.
Dalam program ini Kemenag menggerakkan para Ketua BMN dan Penyuluh Agama Islam di setiap kecamatan dalam mensukseskan program SAHAMKU.
Kepala Seksi Bimas Islam, Ahmad Syahid Maulana Ridho menjelaskan, bahwa para pelaku usaha yang hadir mendapatkan pelatihan dari beberapa narasumber.
“50 peserta yang hadir dalam kegiatan ini, yang sebagian besar merupakan para pelaku usaha aktif mendapatkan pelatihan dari beberapa narasumber. Diantaranya, Bapak Amir Hamzah selaku Dosen Uniku yang memberikan pemahaman terkait pemahaman manajerial usaha. Ibu Vina dari BSI yang mengarahkan proses pembuatan rekening usaha, Tim dari Baznas yang mengenalkan program Microfinance Masjid dalam memberikan bantuan pelaku usaha berbasis micro di sekitar masjid,” jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa program ini dilakukan sebagai implementasi 4 program Menteri Agama. Keempat program itu adalah penurunan stunting, penanggulangan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian lingkungan hidup.
“Kemenag dalam hal ini terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kuningan dengan memberikan bantuan kepada para pelaku usaha. Hal ini diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara optimal dengan berbagai fasilitas yang telah diberikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Kuningan, Ahmad Handiman Romdony menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk mendukung para pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas produk mereka.
“Kemenag tidak sendiri, program ini bekerjasama dengan Baznas Kabupaten Kuningan dan BSI dalam lingkup permodalan dan penguatan usaha. Selain itu, kami juga bekerjasama dengan pihak Universitas Kuningan dalam pemahaman pengelolaan dan administrasi keuangan usaha. Tujuan program ini merupakan upaya mensupport para pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas produk usahanya dalam hal Sertifikasi Halal, Permodalan, dan Pembekalan Keuangan,” tutur Ahmad.
Lebih lanjut, Ahmad mengungkapkan, dengan adanya Program SAHAMKU ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi para pelaku usaha di Kabupaten Kuningan, mempermudah mereka dalam mendapatkan sertifikasi halal, serta menyediakan akses permodalan dan pelatihan keuangan yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan usaha mereka.
Ditempat yang sama, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Ahmad Sadudin yang dalam hal ini sebagai Ketua Satgas Sertifikasi Halal Kabupaten Kuningan membeberkan langkah strategis program SAHAMKU.
Adapun langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi para pelaku usaha di sekitar masjid, yakni pertama, berkoordinasi dengan permerintah daerah terkait rencana pelaksanaan program. Kedua, Berkoordinasi dengan Baznas terkait persiapan penyediaan permodalan. Ketiga, Berkoordinasi dengan Universitas kuningan terkait peningkatan kompetensi manajerial pelaku usaha.
“Keempat, berkoordinasi dengan BSI dalam pelatihan bertransaksi digital serta pembuatan rekening bagi pelaku usaha. Kelima, yaitu berkoordinasi dengan para pendamping halal yang ada di setiap kecamatan dalam pendampingan sertifikasi halal, serta melakukan bimbingan teknis,” pungkas Ahmad Sadudin. (Abel)













