banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Truk Dinas Parkir Sembarangan Diduga Pemicu Kecelakaan Beruntun di Kuningan, Satu Orang Tewas Ditempat

 

Bingkaiwarta, LURAGUNG – Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Ki Gedeng Luragung, Desa Cirahayu, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, pada Jumat malam (15/5/2026) sekitar pukul 19.51 WIB. Insiden yang melibatkan tiga kendaraan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu lainnya mengalami luka berat.

banner 728x250

Kecelakaan beruntun tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Honda Scoopy (E-6268-YAP), dump truck Hino milik Dinas Pemerintahan Kabupaten Kuningan (E-8000-Y), dan sebuah bus Hino (E-7715-YA).

Mengonfirmasi peristiwa tersebut, Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuningan, Iptu Sri Martini, membenarkan adanya insiden maut ini.

“Benar, telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan sepeda motor, truk dinas, dan bus di wilayah Luragung. Akibat kejadian ini, satu orang meninggal dunia di tempat dan satu orang mengalami luka berat. Kedua korban langsung dievakuasi ke RSU KMC Luragung,” ujar Iptu Sri Martini saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5/2026).

Iptu Sri Martini menjelaskan, kronologi bermula saat sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai oleh IT (32) berboncengan dengan DF (27) melaju dari arah Luragung menuju Kuningan (Timur ke Barat).

Sesampainya di lokasi kejadian, motor tersebut dikabarkan menabrak bagian belakang truk dinas Pemkab Kuningan yang dikemudikan oleh AA (30). Pada saat insiden terjadi, truk tersebut terparkir di badan jalan sebelah kiri.

“Setelah menabrak bagian belakang truk yang parkir di badan jalan, pengendara sepeda motor terpental ke sebelah kanan jalan. Dari arah berlawanan atau dari arah Kuningan menuju Luragung, sedang melaju bus Hino yang dikemudikan oleh DR. Korban kemudian masuk ke dalam kolong bus tersebut,” jelas Iptu Sri Martini.

Akibat benturan keras tersebut, pengendara sepeda motor, IT, warga Desa Ciwaru, meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah mengalami cidera berat.

Sementara itu, penumpang yang dibonceng, DF, yang berprofesi sebagai perawat, mengalami luka berat berupa patah tulang pinggul kiri dan luka lainnya.

Pihak kepolisian menduga kecelakaan ini dipicu oleh kelalaian pengemudi truk dinas yang memarkir kendaraannya di posisi yang tidak aman. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan sedang gerimis tipis, namun kondisi jalan beraspal tergolong baik.

“Dugaan sementara, faktor kelalaian ada pada pengemudi truk dinas yang memarkirkan kendaraannya di lokasi yang tidak aman dan memakan badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas dan memicu terjadinya kecelakaan,” tegas Iptu Sri Martini.

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Kuningan telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti berupa ketiga kendaraan yang terlibat beserta surat-suratnya untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Mengantisipasi kejadian serupa, Iptu Sri Martini memberikan himbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar.

“Kami mengimbau kepada para pengemudi kendaraan, khususnya truk dan kendaraan besar lainnya, agar tidak memarkirkan kendaraan di bahu jalan atau badan jalan, terlebih di area yang minim penerangan karena sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lain,” imbaunya.

Ia juga menambahkan pesan bagi pengendara sepeda motor untuk meningkatkan kewaspadaan. “Tetap jaga jarak aman, kontrol kecepatan kendaraan, dan pastikan selalu mematuhi aturan lalu lintas,” tutupnya. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan