Bingkaiwarta, KUNINGAN — Polres Kuningan terus bertransformasi menghadirkan pelayanan yang lebih humanis, solutif, dan tetap tegas namun proporsional dalam penegakan hukum. Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama, menegaskan kehadiran kepolisian tidak boleh hanya terasa saat terjadi pelanggaran atau masalah hukum — polisi harus mampu menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Pernyataan itu disampaikan Kapolres dalam gelaran Sarapan Pagi bareng Wartawan Pokja Polres Kuningan, Rabu (16/9/2026).
“Penertiban knalpot bising memang konsisten kita lakukan, tetapi tidak semata-mata menindak. Kami juga memberikan pemahaman agar masyarakat memahami pentingnya ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Di sisi lain, kami hadir membantu kebutuhan langsung warga — salah satunya menyalurkan air bersih ke desa-desa yang kesulitan saat kemarau panjang,” jelasnya.
Peningkatan kualitas pelayanan juga diarahkan ke internal institusi. Seluruh jajaran diminta memastikan warga yang datang ke kantor polisi diperlakukan dengan baik dan diberikan kenyamanan.
“Jangan suruh masyarakat berdiri. Siapkan tempat duduk yang layak. Siapa pun yang datang, apa pun urusannya, bahkan mereka yang pernah berurusan dengan hukum, tetap harus dilayani secara manusiawi dan profesional,” tegas Kapolres.
Pendekatan yang ramah dan solutif bukan berarti menurunkan standar penegakan hukum. Semua tindakan tetap berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
“Semua langkah kita berpedoman pada SOP. Tidak boleh ada yang keluar dari koridor hukum. Namun di dalam koridor itu, mari kita berikan pelayanan terbaik. Mengayomi, mendengar, dan memberikan solusi sejauh kewenangan kita mampu. Itulah polisi yang sesungguhnya dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya. (Abel)













