Bingkaiwarta, CIAWIGEBANG — Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi menerima hibah Barang Milik Negara (BMN) berupa satu unit sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang berlokasi di Desa Ciawi Lor, Kecamatan Ciawigebang. Aset ini diserahkan oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) II Cimanuk-Cisanggarung, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Kementerian Pekerjaan Umum.
Penyerahan hibah ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Hibah BMN pada Selasa (18/8/2026) di Kuningan. Dokumen ditandatangani oleh Kepala SNVT PJPA II Cimanuk-Cisanggarung, Faris Iqbal Tawakal, S.T., M.Eng., selaku pihak kesatu, dan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., selaku pihak kedua, didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si.
Berdasarkan dokumen, aset yang dihibahkan berupa sumur JIAT beserta jalan, irigasi, dan jaringan pendukungnya, dengan nilai perolehan mencapai Rp1.484.800.348 dan tercatat dalam kondisi baik. Aset ini dibangun pada tahun 2025 dan kini diserahkan kepada pemerintah daerah untuk dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Penyerahan ini merupakan bagian dari upaya pengelolaan optimal aset negara agar memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung infrastruktur irigasi dan ketahanan pangan di Kabupaten Kuningan. Proses ini juga sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan pemeliharaan jaringan irigasi guna mendukung swasembada pangan.
Dengan diterimanya hibah tersebut, Pemkab Kuningan diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan aset untuk memperkuat pelayanan publik serta infrastruktur pertanian di wilayah Desa Ciawi Lor dan sekitarnya.
Bupati Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar setiap aset infrastruktur yang telah dibangun dapat terus terawat dan bermanfaat secara berkelanjutan.
“Hibah BMN ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi lintas pemerintahan dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur sumber daya air dan mendukung produktivitas pertanian di Kabupaten Kuningan,” ungkapnya. (Abel)













