banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Efisien dan Cepat: Diskominfo Kuningan Perluas Penerapan TTE ke 361 Desa dan RSUD

 

Bingkaiwarta, KUNINGAN — Transformasi digital administrasi pemerintahan di Kabupaten Kuningan terus berjalan. Setelah diterapkan di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan kini memperluas penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) hingga ke tingkat pemerintahan desa dan lingkungan layanan kesehatan.

banner 728x250

Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Kuningan, Hj. Nia Kurniasih, S.Sos., M.Si., menyampaikan hal tersebut usai menjadi pembina Apel Pagi di lingkungan kantornya, Selasa (6/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh pegawai Diskominfo serta mahasiswa magang dari berbagai perguruan tinggi, termasuk mahasiswa Pendidikan Latihan Profesi (PLP) Universitas Islam Al-Ihya Kuningan.

Nia menjelaskan, perluasan penerapan TTE ini bertujuan untuk mempermudah sekaligus mempercepat proses administrasi pemerintahan. Dengan adanya TTE, dokumen tidak lagi harus diantar secara fisik dari satu kantor ke kantor lainnya.

“Tanda tangan elektronik ini untuk mempermudah pemerintahan. Kita tidak usah lagi ke desa-desa atau ke kecamatan hanya untuk mengantarkan surat. Ini memperlancar, mempercepat, serta menghemat waktu dan biaya,” ujar Nia.

Saat ini, penerapan TTE telah menjangkau seluruh 361 desa di Kabupaten Kuningan, dengan para Kepala Desa sebagai sasaran utama pelatihan dan penggunaan. Tak hanya pemerintahan desa, kemajuan signifikan juga terjadi di sektor kesehatan. RSUD 45 Kuningan telah menerapkan TTE yang melibatkan sekitar 420 tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat. Selanjutnya, Diskominfo menyiapkan penerapan serupa di RSUD Linggajati Kuningan bagi 187 dokter dan perawat.

Bagi tenaga medis, kehadiran TTE diharapkan dapat mendukung efisiensi berbagai aplikasi layanan rumah sakit. Dokumen medis cukup ditandatangani melalui sistem yang tersedia.

“Tidak perlu lama mengetik-mengetik lagi. Tinggal klik, selesai. Tidak susah,” jelasnya.

Penerapan TTE juga memberikan fleksibilitas lebih bagi pejabat yang memiliki mobilitas tinggi. Dokumen dapat ditandatangani dari mana saja, tanpa harus menunggu pejabat kembali ke kantor.

“Tidak ada lagi yang susah menunggu Pak Kadis pulang dari luar kota. Dengan TTE, di mana pun kita berada — di mobil, di Bandung, di mana saja — tetap bisa menandatangani dokumen dengan mudah dan praktis,” ungkap Nia.

Terkait keamanan, setiap pengguna TTE memiliki akun dan kode akses yang bersifat rahasia dan personal. Tanda tangan elektronik tidak dapat digunakan oleh pihak lain tanpa izin yang sah. “Setiap orang punya akun, email, dan kata sandi masing-masing. Jadi sangat aman dan mencegah risiko pemalsuan dokumen,” tegasnya.

Diskominfo Kuningan menargetkan seluruh desa di Kabupaten Kuningan sudah dapat menjalankan administrasi surat-menyurat menggunakan TTE pada periode November–Desember 2026. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan