banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

Kebakaran Hutan Melanda TNGC Pasawahan, Medan Sulit Jadi Kendala Pemadaman

Kebakaran Hutan Melanda TNGC Pasawahan, Medan Sulit Jadi Kendala Pemadaman

Bingkaiwarta, PASAWAHAN — Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), tepatnya di Blok Arca, Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, dilanda kebakaran hutan dan lahan pada Rabu (21/10/2026) malam. Kebakaran yang terdeteksi sekitar pukul 22.30 WIB tersebut langsung mendapat penanganan cepat dari berbagai unsur terkait, meski medan yang sulit dijangkau menjadi tantangan utama dalam proses pemadamannya.

Berdasarkan laporan yang diterima, warga Desa Cibuntu menjadi pihak pertama yang melihat adanya kobaran api di kawasan tersebut dan segera melaporkannya kepada Koramil 1514/Pancalang, Polsek Pasawahan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan. Tak berselang lama, tim gabungan yang terdiri dari personel Koramil 1514/Pancalang, BPBD Kuningan, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan para relawan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

banner 728x250

Kendala terbesar yang dihadapi tim pemadam adalah akses menuju titik kebakaran yang sulit dijangkau oleh kendaraan pemadam kebakaran. Kondisi medan yang terjal dan berada di kawasan pegunungan membuat proses penjinakan api berlangsung lebih lama. Selain melakukan pemadaman secara langsung, tim juga melakukan pemantauan dan pemetaan luas dampak kebakaran dengan bantuan pesawat tanpa awak (drone) untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat.

Pgs Pasi Ops Kodim 0615/Kuningan, Letda Inf Arif Sugianto, menjelaskan bahwa penanganan kebakaran ini melibatkan unsur kekuatan dari berbagai instansi untuk memastikan api dapat sepenuhnya dipadamkan dan tidak meluas ke area yang lebih luas.

“Kami terus berkoordinasi dan memperkuat tim di lapangan. Medan yang sulit memang menjadi kendala, namun personel gabungan tidak berhenti hingga api benar-benar berhasil dikuasai sepenuhnya,” ujar Letda Inf Arif Sugianto kepada Bingkai Warta.

Berkat kerja keras dan sinergi yang solid antar unsur, api akhirnya berhasil dipadamkan pada Kamis (22/10/ 2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Dalam operasi pemadaman tersebut, kekuatan yang dikerahkan terdiri dari personel Kodim 0615/Kuningan, Yonif TP 839/SA, BPBD Kabupaten Kuningan, Masyarakat Peduli Api (MPA), Paguyuban Siliwangi, serta Babinsa setempat.

Sementara itu, hasil pengecekan sementara menunjukkan bahwa area yang terbakar berupa lahan semak belukar dan ilalang. Belum ada kerugian personel yang dilaporkan dalam peristiwa ini. Pemerintah daerah dan pengelola TNGC terus melakukan pemantauan pasca kebakaran guna mencegah terjadinya kebakaran susulan sekaligus menilai kerusakan ekologis yang terjadi di kawasan tersebut. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan