banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Polisi Hadirkan Hantu Pocong dan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Dioperasi Patuh Lodaya 2024

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Ada yang menarik dalam kegiatan Dikmas Lantas Himbauan Etika dan Tata Tertib Berlalu Lintas yang dilakukan oleh Satlantas Polres Kuningan. “Hantu pocong dan korban kecelakaan lalu lintas” sengaja digelar Ops Patuh Lodaya 2024.

Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Sigit Suhartanto mengatakan, hantu pocong dan korban laka lantas ini hanya sebagai media yang digunakan sekaligus mempresentasikan kepada pengendara jalan raya agar mengetahui bahaya akibat kelalaian yang ditimbulkan jika tidak berhati-hati dalam berlalu lintas.

banner 728x250

Kegiatan tersebut dilakukan di Pos Polisi Citamba dan Taman Kota Kuningan. Edukasi yang disampaikan, kata Sigit, lebih ditekankan kepada nilai pembelajaran, sosialisasi, dan penyampaian nilai keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

Selain sosialisasi keselamatan berlalu lintas juga dilakukan sosialisasi UU No. 2 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, serta faktor-faktor penyebab kecelakaan.

“Selain itu, kami melakukan pemasangan stiker himbauan lalu lintas, pembagian makanan ringan dan helm kepada para pengguna jalan,” ujar Sigit kepada awak media, Kamis (25/7/2024).

Ia menambahkan, untuk terus menekan angka kecelakan di wilayah hukum Polres Kuningan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya penyuluhan kepada masyarakat termasuk ke sekolah-sekolah di Kabupaten Kuningan.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap terciptanya kesadaran dan kepatuhan masyarakat tentang aturan lalu lintas guna terwujudnya Kamseltibcarlantas sehingga menurunnya angka kecelakaan lalu lintas dan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berperilaku tertib berlalu lintas diwilayah hukum Polres Kuningan,” pungkasnya.

Sementara itu, Rafki (45) salah seorang pengendara sepeda motor asal Kelurahan Purwawinangun Kuningan, mengapresiasi langkah dan upaya yang dilakukan pihak kepolisian untuk menekan angka kecelakaan.

“Saya rasa semua pihak bertanggung jawab untuk keselamatan berlalu lintas, tidak hanya polisi namun masyarakat sipil juga harus memiliki kesadaran upaya bersama,” ujar Rafki.

Rafki menilai, sosialisasi yang dilakukan kali ini sangat menarik karena hadirnya ‘hantu pocong’ dan memberikan kesadaran bagi masyarakat agar kedepan lebih berhati-hati dalam mengendarai kendaraan karena jika tidak bisa berakibat fatal. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan