Bingkaiwarta, KUNINGAN – Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kuningan menyiapkan rangkaian kegiatan meriah. Acara yang mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja: Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama” ini akan digelar pada Minggu (10/05/2026), mulai pukul 07.00 WIB di halaman kantor Disnakertrans Kuningan.
Berbagai kegiatan positif disiapkan untuk masyarakat umum, mulai dari jalan santai, layanan pengobatan gratis, hingga aksi kemanusiaan donor darah. Tidak hanya seru, peserta jalan santai juga berkesempatan memenangkan puluhan hadiah menarik dan berguna, mulai dari sepeda motor, kulkas, mesin cuci, TV, kipas angin, dispenser, rice cooker, dan masih banyak lagi.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan, Dr. H. Toto Toharudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga wujud perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Peringatan Hari Buruh ini momen yang tepat untuk mempererat kebersamaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui jalan santai, kami ingin mengajak seluruh elemen bergerak aktif dan sehat, sementara pengobatan gratis dan donor darah menjadi bentuk kepedulian sosial kami,” ujar Toto kepada bingkaiwarta.co.id, Kamis (7/5/2026).
Lebih jauh, Toto menegaskan adanya inovasi dan langkah strategis yang akan diluncurkan pada kesempatan tersebut.
“Khusus tahun ini, kami akan meluncurkan program perlindungan sosial ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Program ini kami khususkan untuk melindungi petani tembakau, petani cengkeh, serta pekerja rentan lainnya di Kabupaten Kuningan,” jelasnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan perlindungan terhadap pekerja tidak hanya dirasakan oleh sektor industri formal, tetapi juga menjangkau sektor informal dan pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pekerja memiliki rasa aman dan terlindungi. Satu tekad, satu tujuan, untuk sejahtera bersama,” pungkasnya. (Abel)













