banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Sinergi Lintas Sektor, 17 Hektare Lahan Kuningan Ditanami Bawang Putih Secara Bertahap

 

Bingkaiwarta, DARMA — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian pangan daerah, Polres Kuningan berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan serta kelompok tani setempat meluncurkan Gerakan Tanam Bawang Putih. Kegiatan perdana ini digelar di lahan kelompok tani Rumah Tani, Desa Karangsari, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Rabu (19/8/2026).

banner 728x250

Kabupaten Kuningan memiliki potensi lahan pengembangan bawang putih yang cukup besar, mencapai sekitar 17 hektare yang tersebar di tiga desa — Desa Karangsari, Desa Puncak, dan Desa Gunungkeling — dengan melibatkan empat kelompok tani. Pada tahap awal, gerakan tanam difokuskan di lahan kelompok Rumah Tani, Desa Karangsari, yang memiliki areal potensial seluas 7 hektare. Penanaman perdana dilakukan di lahan seluas 0,1 hektare menggunakan benih bawang putih varietas Lumbu Hijau sebanyak 200 kilogram, yang merupakan bantuan dari Polres Kuningan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, serta Kementerian Pertanian.

Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan wujud sinergi lintas sektor antara kepolisian, pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, dan para petani demi memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.

“Gerakan tanam bawang putih ini adalah bentuk sinergi bersama untuk mendukung program ketahanan pangan. Kami ingin potensi lahan pertanian yang ada di Kabupaten Kuningan dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani,” ujar AKBP Bellen.

Penanaman untuk seluruh areal potensial akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi musim, terutama saat memasuki musim hujan. Hal ini dilakukan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan program ini benar-benar berkelanjutan, tidak berhenti pada kegiatan peluncuran saja.

Dari lahan yang telah ditanami, panen bawang putih diproyeksikan pada Desember 2026 dengan perkiraan hasil mencapai sekitar 2,5 ton.

Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya soal penanaman, melainkan membutuhkan pendampingan berkelanjutan kepada kelompok tani — mulai dari proses penanaman, pemeliharaan, hingga masa panen.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga keberlanjutan program ini. Petani harus mendapatkan pendampingan dan dukungan yang diperlukan agar hasilnya maksimal. Kami dari Polres Kuningan siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung upaya tersebut,” tegasnya.

Diharapkan, gerakan tanam bawang putih ini dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Kuningan.

“Mudah-mudahan gerakan ini memberikan hasil yang baik, meningkatkan kesejahteraan petani, dan menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dr. Wahyu Hidayah, unsur TNI, BULOG, Direktur Rumah Tani, Kasat Reskrim AKP Abdul Azis, Kasat Binmas AKP Soepian, serta para petani dan undangan lainnya. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan