banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

50 Tahun Konsisten, MTQ Kabupaten Kuningan Hadirkan 621 Peserta dari 32 Kafilah

 

Bingkaiwarta, SINDANGAGUNG – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-50 Tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, di Alun-alun Desa Sindangagung, Kecamatan Sindangagung, Selasa (21/7/2026). Dalam momen bersejarah ini, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus inspirasi nyata untuk membangun daerah yang religius, berkarakter, dan penuh keharmonisan.

banner 728x250

Upacara pembukaan dihadiri Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Kuningan U. Kusmana, beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan Yati U. Kusmana, Kepala Kementerian Agama, Kepala Kementerian Haji dan Umrah, para alim ulama, tokoh agama, camat, kepala desa, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Bunda Ela Helayati, serta ratusan peserta dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa keberadaan Al-Qur’an tidak boleh hanya berhenti sebagai bacaan indah di bibir, melainkan harus meresap ke dalam hati dan terwujud dalam perilaku sehari-hari.

“Ketika Al-Qur’an hanya berhenti di bibir, ia hanya akan menjadi bacaan yang indah. Namun ketika ia meresap ke dalam hati, ia akan menjadi cahaya kehidupan. Dan ketika diwujudkan dalam perilaku, ia akan menjadi sebuah peradaban yang membawa kemaslahatan bagi umat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan mencari qari, qariah, atau hafiz terbaik, melainkan ikhtiar bersama untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an di setiap sendi kehidupan. Tema yang diusung tahun ini, “Al-Qur’an Sebagai Inspirasi Moral Menuntun Peran dan Harmoni Umat Menuju Kuningan Melesat”, mengandung makna bahwa ajaran suci Al-Qur’an menjadi fondasi utama dalam membangun sikap jujur, sederhana, bersatu, dan penuh kasih sayang.

“Saya berharap seluruh peserta tidak hanya berorientasi menjadi juara, tetapi datang untuk menjadi duta-duta Al-Qur’an. Kemenangan yang hakiki adalah mampu menghadirkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Bupati.

Kepada dewan hakim, ia kembali mengingatkan prinsip penilaian “OOJA” yakni Objektif, Orisinil, Jujur, dan Adil agar hasil perlombaan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga menilai penyelenggaraan MTQ yang telah memasuki usia setengah abad ini menjadi bukti konsistensi Kuningan membangun pembangunan jiwa yang seimbang dengan pembangunan fisik.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Kabag Kesra Setda Kuningan, Emup Muplihudin, menjelaskan MTQ ke-50 diikuti 32 kafilah dari seluruh kecamatan dengan total 621 orang, terdiri atas 493 peserta dan 128 ofisial. Ada lima cabang perlombaan utama: seni baca Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, Syarhil Qur’an, seni kaligrafi, dan karya tulis ilmiah Al-Qur’an, ditambah rangkaian Festival Kasidah Rebana Tradisional.

Selama dua hari perlombaan, kegiatan tersebar di 20 venue mulai dari masjid, pondok pesantren, sekolah, hingga aula di wilayah Sindangagung. Panitia telah berkoordinasi dengan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas terkait, PLN, serta pemerintah setempat untuk menjamin keamanan, ketertiban, pelayanan kesehatan, dan kenyamanan seluruh peserta maupun warga.

Penyelenggaraan MTQ ke-50 ini diharapkan mampu semakin memperkuat syiar Islam, melahirkan generasi Qur’ani unggul, serta mewujudkan visi Kuningan Melesat yang berlandaskan nilai-nilai luhur agama dan budaya. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan