banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Tingkatkan Kinerja Keselamatan dan Perlindungan Lingkungan, PHE ONWJ Ganti Pipa Bawah Laut

Bingkaiwarta, INDRAMAYU – Optimalkan kinerja produksi migas lepas pantai di perairan utara Jawa, Pertamina Hulu Energi (PHE) Offshore North West Java (ONWJ) akan melakukan penggantian pipa bawah laut di jalur krusial produksi.

Jalur tersebut menghubungkan tiga platform, yakni jalur pipa UYA-UA dan UA-UWJ di Uniform Area serta ESA-EPRO di Echo Area. Tiga jalur pipa yang membentang di bawah laut sepanjang 22,06 kilometer persegi ini ditargetkan rampung pada kuartal pertama tahun 2025.

banner 728x250

Status pipa bawah laut di platform UYA-UA dan UA-UWJ yang telah beroperasi sejak 2007 diprioritaskan untuk diganti dengan pipa baru. Sementara jalur pipa di platform ESA-EPRO akan diaktivasi kembali.

Proyek penggantian pipa ini bertujuan mempertahankan angka produksi minyak sekaligus investasi dalam menjaga keunggulan fasilitas untuk mendukung pengembangan produksi di masa mendatang.

General Manager PHE ONWJ, Muzwir Wiratama mengungkapkan, proyek tersebut merupakan manifestasi dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam meningkatkan fasilitas produksi untuk mendukung pencapaian target migas nasional.

“Bagi kami, keandalan jaringan pipa bawah laut memegang peranan penting, ibarat nadi dalam darah manusia yang menyalurkan oksigen ke seluruh organ tubuh. Melalui jalur pipa ini, hidrokarbon dialirkan ke stasiun pengumpul, hingga berakhir di kilang untuk diolah menjadi energi penggerak roda pembangunan negara,” ungkapnya, Selasa (13/8/2024).

Muzwir mengatakan, jaringan pipa bawah laut tersebut berfungsi untuk menjaga kelancaran produksi minyak.

“Jaringan pipa bawah laut yang baru ini berfungsi menjaga kelancaran produksi dan mengurangi potensi kehilangan produksi. Di sisi lain, melalui penggantian pipa bawah laut, PHE ONWJ berupaya meningkatkan kinerja keselamatan dan perlindungan lingkungan,” jelasnya.

Proyek pemasangan pipa baru diharapkan bisa mempertahankan produksi minyak akumulasi hingga 3.233 barel per hari. (SLE)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan