Bingkaiwarta, KUNINGAN – Upaya melestarikan budaya sekaligus mengasah bakat seni generasi muda terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Kali ini, instansi tersebut mengajak para pelajar untuk memotret keindahan ikon daerah melalui sebuah kompetisi fotografi menarik bertema “Tugu Angklung”. Lomba ini terbuka secara resmi bagi seluruh siswa tingkat SMP/MTs hingga SMA/MA/SMK yang berasal dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Kuningan.
Informasi terkait pelaksanaan lomba ini disampaikan langsung melalui akun media sosial Instagram resmi Disdikbud Kuningan, yaitu @disdikbud_kabkuningan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk strategi untuk mendorong kreativitas dan inovasi di kalangan remaja, sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap warisan budaya serta potensi daerah Kuningan.
Sesuai dengan tema yang diusung, para peserta diminta untuk mengabadikan momen terbaik mereka dengan menjadikan Tugu Angklung Kuningan sebagai latar utama dalam foto. Salah satu keunggulan dari kegiatan ini adalah tidak dikenakannya biaya pendaftaran alias gratis. Adapun ketentuan pesertanya adalah perwakilan dari sekolah yang diformulkan dalam tim atau kelompok, dengan jumlah anggota minimal dua orang dan maksimal sepuluh orang.
Penyelenggara memberikan kebebasan penuh kepada para peserta untuk berekspresi secara kreatif, baik dalam penentuan konsep, gaya berfoto (pose), maupun peralatan yang digunakan. Mulai dari menggunakan kamera profesional hingga gawai pintar (smartphone) diperbolehkan. Namun, kebebasan tersebut tetap dibatasi oleh aturan main. Peserta diwajibkan menjunjung tinggi nilai kesopanan, serta dilarang keras menampilkan unsur SARA atau konten negatif lainnya yang dapat menimbulkan konflik.
Selain itu, untuk menjaga orisinalitas karya, proses pengolahan atau penyuntingan gambar (editing) hanya diperbolehkan sebatas perbaikan dasar seperti pengaturan kecerahan, kontras, dan saturasi warna. Modifikasi yang mengubah bentuk atau keaslian objek utama tidak diizinkan dalam kompetisi ini.
Terkait mekanisme pengiriman karya, seluruh foto wajib diunggah melalui akun Instagram resmi sekolah masing-masing dan harus dalam kondisi publik (tidak dikunci atau private). Dalam unggahannya, peserta wajib menandai atau men-tag tiga akun resmi, yakni @disdikbud_kabkuningan, @kebudayaan_disdikbud_kuningan, serta @bankkuningan. Jangan lupa juga menyertakan tagar atau hashtag berikut: #TuguAngklungKuningan, #LombaFotoTuguAngklung, dan #KuninganMelesat.
Adapun jadwal pelaksanaannya, batas akhir pengumpulan karya ditetapkan hingga tanggal 26 April 2026 mendatang. Kemudian, para pemenang yang beruntung akan diumumkan secara resmi pada 30 April 2026 melalui akun Instagram Disdikbud Kuningan.
Diharapkan melalui ajang ini, para pelajar tidak hanya sekadar mengasah kemampuan teknis di bidang fotografi, tetapi juga semakin mengenal sejarah dan jatidiri daerahnya. Angklung yang merupakan warisan leluhur diharapkan kian melekat di hati para pemuda sebagai identitas kearifan lokal yang patut dibanggakan. Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang nantinya berkesempatan membawa pulang hadiah menarik berupa tabungan pendidikan, piala bergilir/pemenang, serta piagam penghargaan resmi. (Abel)













