banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

BAZNAS sebagai “Tangan Kiri” Pemerintah, Bupati Dian Targetkan Kemiskinan di Bawah 5 Persen

 

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan periode 2026–2031 resmi mengemban amanah baru. Prosesi pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan, Rabu (24/6/2026), dengan penguatan tata kelola dan percepatan kesejahteraan masyarakat sebagai pesan utama.

banner 728x250

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat Dr. H. Anang Jauharuddin, unsur Forkopimda, Kepala Kementerian Agama, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, tokoh agama, akademisi, serta tokoh masyarakat.

Prosesi dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati Kuningan Nomor 877 Tahun 2026 oleh Kepala Bagian Kesra Emup Muplihudin. Selanjutnya dilakukan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara. Susunan pimpinan terpilih adalah: H. Yusron Kholiq, S.Ag., M.Si. (Ketua), H. Syarifudin, Lc., M.Pd. (Wakil I Pengumpulan), Asep Z. Fauzi, M.Pd. (Wakil II Pendistribusian), Adang Romadona, S.Pd.I. (Wakil III Perencanaan & Keuangan), serta Abdul Jalil Hermawan, M.I.Kom. (Wakil IV Administrasi & SDM).

Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, melainkan instrumen sosial strategis untuk mewujudkan keadilan dan solidaritas.

“Zakat mengajarkan bahwa rezeki yang kita terima mengandung hak orang lain. Ini adalah jembatan kemanusiaan antara yang mampu dan yang membutuhkan,” ujarnya.

Bupati menyampaikan target ambisius daerah yakni menekan angka kemiskinan dan pengangguran hingga di bawah lima persen pada tahun 2029–2030. Capaian ini, katanya, memerlukan gotong royong semua pihak, di mana BAZNAS berperan sebagai mitra vital.

“Jika APBD adalah tangan kanan yang bergerak dengan aturan ketat, maka BAZNAS adalah tangan kiri yang lebih luwes dan cepat menjangkau kebutuhan mendesak yang belum terlayani anggaran negara,” ungkap Bupati Dian.

Ia berharap pengurus baru menjaga kepercayaan publik dan menjadikan BAZNAS sebagai rumah kepedulian umat yang transparan dan profesional.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Jabar Dr. Anang Jauharuddin memuji potensi dan kepercayaan masyarakat Kuningan yang tinggi. Ia mencatat Kuningan merupakan daerah dengan jumlah titik Program Z-Mart UMKM terbanyak di Jawa Barat, mencapai 80 titik.

“Zakat harus bergerak dari sekadar bantuan konsumtif menjadi pemberdayaan produktif. Sinergi erat dengan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar zakat benar-benar menjadi solusi fiskal alternatif bagi pengentasan kemiskinan,” tegasnya.

Dengan kepengurusan baru ini, diharapkan penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, serta sedekah semakin optimal, guna mendukung percepatan pembangunan yang adil dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Kuningan. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan