Bingkaiwarta, KUNINGAN – Sebuah momen penuh haru dan kebahagiaan tercipta di Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa (7/7/2026). Vino Zayyan Putra, bocah asal Desa Patalagan Kecamatan Pancalang yang pernah berjuang melawan kelainan jantung bawaan, hadir kembali dalam keadaan sehat dan penuh semangat untuk bertemu Hj. Ela Helayati, atau yang akrab disapa Bunda EL.
Dua bulan silam, pertemuan pertama mereka berlangsung penuh kecemasan. Saat itu Vino bersiap berangkat ke Jakarta untuk menjalani operasi besar, dan Bunda EL hanya dapat menitipkan doa serta semangat agar anak kecil itu dapat melewati segala ujian dengan selamat.
Kini, waktu seolah menjawab segala harapan yang dipanjatkan. Langkah kecil Vino memasuki pendopo bukan lagi sebagai anak yang lemah, melainkan sebagai pejuang kecil yang telah berhasil menaklukkan tantangan hidupnya. Pertemuan itu langsung disertai dekapan hangat yang mewakili rasa lega dan syukur yang mendalam.
“Melihat Vino datang ke Pendopo dalam keadaan sehat adalah anugerah yang luar biasa. Dulu kami datang membawa doa dan semangat, hari ini Vino datang membawa senyum. Itulah hadiah terindah bagi kami semua,” ujar Bunda EL dengan suara penuh haru.
Suasana semakin hangat saat Bunda EL memberikan hadiah berupa mainan truk konstruksi. Awalnya malu-malu, perlahan senyum merekah di wajah Vino yang kemudian memeluk erat pemberian tersebut dan kembali bersandar lekat pada sosok yang pernah menguatkan keluarganya lewat doa.
Bagi Bunda EL, kehadiran di tengah warga yang sedang berjuang bukan sekadar wujud bantuan materi, melainkan kehadiran tulus agar mereka merasa ditemani, didengar, dan tidak pernah sendiri. Ia menegaskan kesembuhan Vino adalah hasil kerja sama banyak pihak: ketegaran keluarga, dedikasi tenaga medis, dukungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, Pemerintah Desa dan Kecamatan Pancalang, BAZNAS, serta para dermawan yang bergerak tulus demi kemanusiaan.
“Semoga kisah Vino menjadi pengingat bahwa sekecil apa pun perhatian yang kita berikan dengan ketulusan, akan menjadi kekuatan besar bagi mereka yang sedang berjuang,” pesannya.
Harapan besar pun disampaikan agar Vino dapat terus tumbuh sehat, ceria, dan kelak mampu meraih segala cita-citanya. Pertemuan ini menjadi bukti nyata: doa yang tak putus, kebersamaan, dan empati mampu mengubah air mata kecemasan menjadi senyum kebahagiaan yang indah.
Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah peduli dan berbagi kebaikan demi kesembuhan Vino. (Abel)













