Bingkaiwarta, INDRAMAYU – Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil pikap pengangkut rombongan pengantar pengantin dengan truk tronton di jalur Pantura, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (12/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat mobil pikap bernomor polisi E 8559 RB yang dikemudikan Warsidi hendak berputar arah di median jalan kawasan Kiajaran Kulon. Pada saat bersamaan, dari arah yang sama melaju truk tronton bernomor polisi B 9260 TEV yang dikemudikan Deden Ibad.
Benturan keras tidak dapat dihindari. Mobil pikap yang mengangkut belasan penumpang itu tertabrak dari belakang hingga para penumpangnya terpental ke badan jalan. Tiga korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Pengemudi truk tronton, Deden Ibad, mengaku tidak sempat menghindari kendaraan di depannya yang tiba-tiba melakukan manuver.
“Saya tidak tega melihat kondisi korban yang berjatuhan di jalan. Mobil di depan saya mendadak berhenti saat akan manuver belok ke kanan,” ujar Deden.
Petugas dari Polsek Lohbener dibantu warga setempat segera mengevakuasi para korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang dan Rumah Sakit Mitra Plumbon Widasari untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, sejumlah korban yang mengalami luka berat, terutama di bagian kepala, meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.
Ketua RT 13 Blok Cemeti, Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Rawid, mengatakan sebagian besar korban merupakan warganya yang baru saja pulang mengantar pengantin di Desa Parean, Kecamatan Kandanghaur.
“Itu semua warga saya. Informasinya mereka habis mengantar pengantin di Desa Parean. Informasi terbaru, sopirnya juga meninggal dunia,” kata Rawid.
Menurut Rawid, delapan korban meninggal dunia yang berasal dari Blok Cemeti, Desa Cempeh, yakni Idah, Karsini, Sanera, Yunah, Ayu, Shinta, Al, dan Warsidi selaku pengemudi mobil pikap. Sementara tiga korban lainnya merupakan warga Blok Telukan, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener.
Sebelumnya, korban meninggal akibat kecelakaan tersebut berjumlah tiga orang, namun hingga sore tadi, korban bertambah menjadi 11 orang. (ARL)













