Bingkaiwarta, KUNINGAN – Sebuah akses vital bagi warga dua desa akhirnya resmi beroperasi. Jumat (31/7/2026) sekira pukul 10.00 WIB dilaksanakan peresmian Jembatan Garuda di Blok Cipinang, Jalan Perbatasan Selajambe–Jamberama, Desa Jamberama, Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan.
Kegiatan dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung, Camat Selajambe Sandi Pandu Mahesa, perwakilan Kapolsek Selajambe melalui Babinkamtibmas Desa Jamberama Bripka Andika, Pasiter Kodim Kapten Inf Nandang Hendarsyah, Danramil 1504/Selajambe Lettu Arh Didi Cahyadi, Kepala Desa Jamberama Surya K, Kepala Desa Selajambe Suhaedi, Ketua BPD Jamberama Dudi Rusadi, warga setempat, serta mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kuningan.
Camat Selajambe Sandi Pandu Mahesa menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran infrastruktur ini. “Jembatan ini menghubungkan Desa Jamberama dengan Desa Selajambe, sekaligus menjadi jalan usaha tani yang sangat dinantikan. Kini perjalanan warga menuju KUA hingga Dusun Cikuya bisa dihemat sekitar 30 menit,” ujarnya.
Ia berharap jembatan ini menjadi pemicu semangat gotong royong, termasuk pemanfaatan lahan warga untuk melengkapi jaringan jalan usaha tani di masa mendatang.
Sementara itu, Dandim Letkol Arh Hafda Prima Agung mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pembangunan. Jembatan Garuda ini merupakan tahap V tahun 2026 dengan spesifikasi panjang 8 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 1,5 meter.
“Ini bukan sekadar penghubung wilayah, melainkan pintu gerbang kemajuan. Mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses pendidikan dan pelayanan kesehatan kini menjadi lebih cepat, aman, dan lancar,” tegasnya.
Ia mengingatkan, keberhasilan pembangunan belum selesai saat peresmian. “Yang terpenting adalah kita bersama-sama merawat dan menjaga aset ini dengan penuh tanggung jawab, agar manfaatnya bisa dinikmati hingga generasi mendatang,” tambahnya.
Jembatan Garuda sendiri merupakan program kolaborasi pemerintah dan TNI Angkatan Darat yang bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah, memudahkan aktivitas harian, serta mendongkrak perekonomian masyarakat pedesaan. (Abel)













