banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Api Melalap Rumah dan Usaha Fotokopi Lansia di Pancalang, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

 

Bingkaiwarta, PANCALANG — Bangunan yang berfungsi sekaligus sebagai rumah tinggal dan tempat usaha milik Lasmi Ningsih (73), warga RT 02/RW 03, Blok Banjarwangi, Desa Tajur Buntu, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, hangus terbakar pada Minggu (9/8/2026) sekira pukul 21.30 WIB. Kebakaran yang diduga bermula dari korsleting listrik ini menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

banner 728x250

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar, Ibu Sari, yang melihat adanya percikan api dari bagian atap bangunan. Ibu Sari kemudian segera memberitahukan kepada pemilik rumah. Karena api dengan cepat membesar, pemilik bangunan pun meminta pertolongan warga sekitar untuk bersama-sama berupaya memadamkan api menggunakan air yang tersedia secara mandiri.

Melihat api kian membesar dan dikhawatirkan menjalar ke bangunan di sebelahnya, salah seorang warga segera menghubungi pusat panggilan layanan darurat UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan guna meminta bantuan penanganan lebih lanjut.

“Saat itu, sebagian personel dan kendaraan pemadam kebakaran sedang bertugas menangani kebakaran lain di Desa Babatan. Mendapat laporan baru, tim segera membagi kekuatan. Sebuah kendaraan pemadam beserta enam personel piket Regu 3 langsung berangkat menuju lokasi kebakaran di Desa Tajur Buntu,” jelas Andri saat di konfirmasi, Senin (10/8/2026).

Proses pemadaman juga mendapat bantuan tambahan berupa satu unit kendaraan pemadam dari Yonif TP 839/Satria Abyakta Cilimus beserta anggotanya. Turut membantu upaya pemadaman dan pengamanan adalah jajaran personel Polsek Pancalang, unsur Pemerintah Kecamatan, perwakilan PLN, aparat Desa Tajur Buntu, serta warga sekitar. Berkat kerja sama yang terjalin, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 1,5 jam.

Kendati demikian, kondisi bangunan dan isinya mengalami kerusakan cukup parah akibat dilalap si jago merah. Dari hasil pemeriksaan di lokasi dan keterangan para saksi, penyebab kebakaran diduga kuat timbul akibat korsleting instalasi listrik.

Kerugian materiil yang ditimbulkan dari peristiwa ini pun terbilang besar. Luas bangunan yang terbakar mencapai 96 meter persegi, belum termasuk kerusakan atas sejumlah peralatan usaha yang ikut hangus, seperti dua unit mesin fotokopi, komputer, printer, mesin laminating, serta persediaan alat tulis.

“Secara keseluruhan, estimasi kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp237.000.000 (dua ratus tiga puluh tujuh juta rupiah),” ujarnya.

Dalam penanganan kejadian ini, tim pemadam menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan personel dan kendaraan yang harus terbagi dua karena adanya kebakaran lain yang sedang ditangani, serta jarak tempuh menuju lokasi yang cukup jauh sehingga membutuhkan waktu perjalanan yang lebih lama.

Hingga kini, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut, namun pemilik bangunan dan keluarganya tentu mengalami kerugian besar yang semoga dapat segera teratasi.

“Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui UPT Damkar Satpol PP mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa memeriksa kelayakan instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah terulangnya peristiwa kebakaran yang merugikan,” pungkasnya. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan