Bingkaiwarta, KUNINGAN – Memperingati Hari Jadi ke‑528 Kabupaten Kuningan Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan penuh makna berupa ziarah ke makam para mantan bupati serta para leluhur pendiri daerah, Kamis (27/8/2026). Rangkaian ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud penghormatan tulus atas jasa, pengabdian, serta keteladanan yang telah diberikan para pemimpin terdahulu sepanjang perjalanan sejarah Kuningan.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, menegaskan: ziarah ini jauh melampaui kegiatan seremonial semata. “Ini momen kita mengenang, mendoakan, sekaligus berjanji meneruskan jejak para leluhur yang telah membangun Kuningan,” ujarnya. “Jadi sekarang, saya ingin seluruh bupati terdahulu mulai zaman kemerdekaan berjumlah 21 orang. Tahun ini seluruh makam mantan bupati atau bupati terdahulu yang sudah almarhum, kita sambangi semuanya,” tambah Dian.
Karena makam‑makam tersebut tersebar luas tidak hanya di Kuningan, melainkan juga di Bandung, Cirebon, hingga Ciamis, Pemerintah Kabupaten Kuningan membagi rombongan ke dalam empat tim besar, berangkat serentak mulai pukul 07.00 WIB pagi tadi:
🔹 TIM 1 – Dipimpin langsung Bupati Dian
Beranggotakan Kapolres Kuningan, Ketua Pengadilan Agama, para Asisten & Kepala SKPD, unsur Forkopimda, lembaga keagamaan, perguruan tinggi hingga perwakilan masyarakat dan pers.
📍 Makam Winduhaji → makam Syekh Muhibat, H. Aang Hamid Suganda beserta Hj. Utje Ch. Suganda; dilanjutkan ke Makam Cigugur → makam almarhum H. Acep Purnama.
🔹 TIM 2 – Dipimpin Wakil Bupati Kuningan
Turut hadir Dandim 0615/Kuningan, Wakil Ketua I DPRD, jajaran perangkat daerah, Baznas, DMI, PGRI, dunia usaha dan unsur masyarakat luas.
📍 Makam Lengkong → makam Syekh Panembahan Dako; Makam Pasarean Cikaso → makam R.A.A. Brata‑Amidjaja; Makam Cikaso → makam H. Subandi.
🔹 TIM 3 – Dipimpin Sekretaris Daerah
Didampingi Kepala Kejaksaan Negeri, Wakil Ketua II DPRD, jajaran pimpinan & perwakilan lembaga kemasyarakatan mulai PMI, KPU, Karang Taruna, hingga komunitas budaya dan perguruan tinggi.
📍 Makam Luragung → makam H. Arifin Setiamiharja; Makam Ciwaru → makam R. Aruman Wirananggapathi.
🔹 TIM 4 – Dipimpin Ketua DPRD
Dihadiri pula Ketua Pengadilan Negeri, Wakil Ketua III DPRD, unsur Forkopimda, lembaga vertikal, BUMD, organisasi keagamaan dan dunia usaha.
📍 Kompleks Astana Gede → makam Arya Kamuning, Syekh Maulana Akbar, Saleh Alibasah; lalu ke Makam Ramajaksa Winduherang & Makam Awirarangan (Rama Eyang Weri).
Kegiatan ziarah ini belum selesai hari ini, akan disambung Jumat (28/8/2026) dan ditutup Senin mendatang dengan kunjungan ke makam Sunan Gunung Jati. “Kita biasakan tradisi ini mulai tahun ini, seluruh makam bupati yang pernah hadir, berjasa, memberi kontribusi membangun Kuningan, kita kunjungi dan kita ziarah,” tegas Dian.
Bupati Dian juga mengingatkan usia Kuningan yang sudah mencapai 528 tahun adalah bukti bahwa pembangunan itu proses panjang yang tidak bisa dilakukan sendirian. “Pembangunan itu butuh kebersamaan, tidak bisa berjalan sendiri‑sendiri,” pesannya. “Para pendahulu berjuang agar Kuningan makin baik, cita‑cita inilah yang kini menjadi tanggung jawab kita untuk meneruskannya,” imbuhnya.
Kehadiran Pemkab Kuningan di Makam almarhum H. Acep Purnama disambut penuh haru oleh keluarga. Istri alm Acep, Hj. Ika Siti Rahmatika, menyampaikan terima kasih mendalam:
“Atas nama keluarga mengucapkan terima kasih yang sedalam‑dalamnya, setinggi‑tingginya. Mudah‑mudahan menjadi amal kebaikan dan insya‑allah ini menjadi tradisi yang baik untuk terus dilanjutkan Pemkab Kuningan,” ucapnya. Hj. Ika pun mendoakan: “Semoga Pak Bupati bersama Ibu Wakil Bupati senantiasa diberi kelancaran, amanah ini diemban dengan baik, melesat membawa Kuningan makin maju,” harapnya yang diamini seluruh hadirin.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan menegaskan: merawat sejarah, mengenang jasa pendahulu, serta meneruskan semangat pengabdian mereka adalah kunci agar Kuningan senantiasa berjalan kokoh, bersambung masa lalu, masa kini, hingga masa depan yang makin gemilang. (Abel)













