banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Pusaka Kuningan Apresiasi Arahan Gubernur KDM, Edukasi Manajemen Warung Kunci Kekuatan UMKM

 

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait penguatan kapasitas pelaku usaha kecil dan menengah mendapat apresiasi positif dari Paguyuban Pengusaha Kecil dan Menengah Kuningan (Pusaka Kuningan). Ketua Umum Pusaka Kuningan, Yopi Sujana, menilai pesan yang disampaikan Gubernur dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan sangat relevan dengan realitas yang dihadapi para pelaku UMKM di lapangan.

banner 728x250

Menurut Yopi, persoalan UMKM tidak semata berkaitan dengan keterbatasan modal. Lebih dari itu, fondasi utama terletak pada kemampuan mengelola usaha dan membangun mentalitas sebagai pengusaha yang tangguh. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah pentingnya edukasi tata kelola usaha atau manajemen warung — mulai dari mencatat pemasukan dan pengeluaran, mengatur arus kas, hingga memisahkan keuangan usaha dan kebutuhan pribadi.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Kang Dedi Mulyadi terhadap UMKM di Kuningan. Edukasi manajemen warung adalah kebutuhan mendasar agar usaha rakyat memiliki pembukuan yang jelas dan operasional yang terstruktur,” ujar Yopi Sujana kepada Bingkai Warta, Kamis (3/9/2026).

Ia juga menegaskan pentingnya kemampuan memilah antara kebutuhan hidup dan gaya hidup. Pengendalian diri pelaku usaha menjadi kunci agar perputaran modal tidak terganggu oleh konsumsi pribadi yang tidak terkendali. “Di sisi lain, kemampuan memilah antara kebutuhan hidup dan gaya hidup adalah kunci agar perputaran modal usaha tidak terganggu oleh konsumsi pribadi,” katanya.

Yopi berharap arahan tersebut tidak berhenti sekadar menjadi pesan dalam peringatan hari jadi. Pemerintah Kabupaten Kuningan dinilai perlu segera menerjemahkannya ke dalam program pemberdayaan UMKM yang konkret dan berkelanjutan. Penguatan sumber daya manusia (SDM) pelaku usaha harus diimbangi dengan pendampingan yang terarah — tidak hanya soal manajemen keuangan, tetapi juga pemasaran dan pengembangan usaha sesuai sektor masing-masing.

“Program pelatihan SDM harus terarah, mulai dari manajemen keuangan, pemasaran, hingga pendampingan usaha. Arahan Gubernur ini harus menjadi momentum bagi Pemkab Kuningan untuk lebih aktif mengambil peran,” ujarnya.

Yopi juga menyampaikan keyakinan bahwa Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar sangat peduli terhadap perkembangan UMKM di daerah. Oleh karena itu, Pusaka Kuningan menyatakan kesiapannya berkolaborasi menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membina para pelaku UMKM.

“Kami yakin Pak Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar sangat peduli dengan UMKM Kuningan. Pusaka Kuningan siap berkolaborasi menjadi mitra strategis Pemkab dalam membina para pelaku UMKM di Kuningan,” tambahnya.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Kuningan, serta organisasi dan asosiasi UMKM dapat menghasilkan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan pelaku usaha di tingkat bawah. Penguatan UMKM bukan hanya soal meningkatkan omzet atau memperluas pasar, melainkan menciptakan usaha yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan sehingga berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana pelaku usaha kecil kita semakin kuat, mampu mengelola usahanya dengan baik, dan bisa naik kelas. Untuk mewujudkan itu, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku UMKM sangat dibutuhkan,” tutup Yopi. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan