banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

TMMD Imbangan ke-129 Resmi Ditutup, Jalan 820 Meter Buka Akses Wisata dan Hasil Bumi Gunungmanik

TMMD Imbangan ke-129 Resmi Ditutup, Jalan 820 Meter Buka Akses Wisata dan Hasil Bumi Gunungmanik

Bingkaiwarta, CINIRU — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-129 di Desa Gunungmanik, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, resmi ditutup pada Kamis (17/9/2026). Selama kegiatan, warga bersama unsur TNI dan pemerintah daerah berhasil membangun rabat beton sepanjang 820 meter dengan lebar 2,5 meter di Dusun Jatirasa — sebuah akses strategis yang kini menghubungkan permukiman warga dengan kawasan perkebunan dan objek wisata Curug Payung.

banner 728x250

Penutupan kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Tuti Andriani, Sekda Kuningan U. Kusmana, jajaran TNI-Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Selain rabat beton, program ini juga menyelesaikan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 30 meter dengan tinggi 2 meter, serta tugu peringatan TMMD Imbangan ke-129.

Kepala Desa Gunungmanik, Juhari Haryanto, menyambut baik kehadiran infrastruktur baru tersebut. Menurutnya, jalan yang kini lebih baik tidak hanya mempermudah mobilitas harian, tetapi membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

“Salah satunya kami bisa menggali potensi wisata — Curug Payung yang sedang berkembang. Kami sudah menyiapkan area camping di sana. Sekitar 10 hektare lahan juga kami tanami durian dan alpukat. Dengan jalan yang lebih baik, hasil kebun bisa lebih cepat keluar dan pendapatan warga pun meningkat,” ungkap Juhari.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh pihak. Namun ia mengingatkan, keberhasilan pembangunan tidak diukur dari selesainya pekerjaan fisik semata.


“Membangun itu mudah, hal paling susah itu merawatnya. Merawat kebersamaan, semangat kegotongroyongan, dan juga merawat hasil-hasil yang telah ditinggalkan. Itu tanggung jawab kita bersama,” tegas Bupati Dian.

Ia juga menambahkan, masih terdapat sekitar 3,5 kilometer akses jalan di kawasan tersebut yang membutuhkan penanganan lanjutan. Pemkab Kuningan berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan tersebut pada tahun mendatang.

“Tidak ada sesuatu yang sulit kalau TNI manunggal bersama rakyat dan pemerintah. Semoga jalan ini bukan sekadar beton, tapi menjadi jalan menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Gunungmanik,” ungkapnya.

Komandan Kodim 0615/Kuningan, Letkol Arh. Hafda Prima Agung, yang diwakili Kasdim 0615/Kuningan Mayor Inf Syaefudin menjelaskan, pelaksanaan TMMD kali ini diawali dengan pengupasan jalan selama 14 hari sebelum memasuki tahap pengerjaan fisik. Seluruh capaian tersebut, katanya, terwujud berkat dukungan penuh dan partisipasi aktif masyarakat.

“Berakhirnya TMMD bukan berarti pekerjaan selesai. Justru di sinilah peran masyarakat dimulai — memelihara, menjaga, dan memanfaatkan infrastruktur ini sebaik-baiknya untuk kemajuan desa,” ujar Kasdim.

Dengan selesainya TMMD Imbangan ke-129, akses menuju Curug Payung dan kawasan perkebunan Dusun Jatirasa kini jauh lebih terbuka. Lebih dari sekadar jalan beton, infrastruktur tersebut menjadi fondasi bagi warga Desa Gunungmanik untuk mengembangkan potensi desa, meningkatkan perekonomian lokal, dan mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan