Bingkaiwarta, CIREBON – Mengenakan seragam masinis, mengenal fasilitas kereta api, hingga mempelajari cara membeli tiket dan menggunakan layanan kereta api menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa-siswi. Melalui kegiatan edukasi perkeretaapian yang diselenggarakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon, anak-anak diajak mengenal dunia perkeretaapian secara lebih dekat sekaligus menumbuhkan ketertarikan terhadap transportasi publik sejak usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan kesempatan mengenal berbagai profesi di dunia perkeretaapian. Pengalaman mengenakan seragam masinis menjadi salah satu kegiatan menarik yang membantu anak-anak mengenal profesi di lingkungan kereta api. Mereka juga diperkenalkan pada peran berbagai petugas yang mendukung operasional dan pelayanan perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan bahwa edukasi perkeretaapian sejak dini menjadi sarana untuk memperkenalkan transportasi publik kepada anak-anak melalui pengalaman belajar yang interaktif.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak mengenal dunia perkeretaapian dengan cara yang menyenangkan. Mereka dapat belajar tentang berbagai profesi di lingkungan kereta api, memahami bagaimana layanan kereta api digunakan, sekaligus mengenal transportasi publik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Muhibbuddin.
Tidak hanya mengenal profesi, anak-anak juga mendapatkan penjelasan mengenai fasilitas yang tersedia di stasiun dan kereta api, termasuk cara membeli tiket serta tahapan yang perlu diketahui sebelum melakukan perjalanan. Materi tersebut memberikan gambaran sederhana mengenai proses menggunakan layanan kereta api, mulai dari persiapan perjalanan hingga berada di lingkungan stasiun.
Menurut Muhibbuddin, pengenalan tersebut penting agar anak-anak memiliki pemahaman awal mengenai cara menggunakan transportasi publik dengan baik.
“Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak terhadap kereta api sekaligus membangun kecintaan terhadap transportasi publik sejak dini. Dengan mengenal cara membeli tiket, fasilitas yang tersedia, serta berbagai hal yang perlu diperhatikan selama perjalanan, mereka diharapkan semakin familiar dengan layanan kereta api,” tambahnya.
Selain itu, para siswa juga mendapatkan edukasi mengenai keselamatan perkeretaapian. Pengenalan ini menjadi bagian penting untuk membangun pemahaman mengenai perilaku aman saat berada di lingkungan stasiun maupun ketika menggunakan kereta api. Dengan pendekatan yang sesuai dengan usia mereka, pesan keselamatan diharapkan dapat lebih mudah dipahami dan menjadi bekal saat bepergian bersama keluarga.
Pengalaman belajar ini juga membuka kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal beragam profesi dan mulai membayangkan cita-cita mereka di masa depan. Melalui pengenalan langsung terhadap dunia perkeretaapian, anak-anak dapat memahami bahwa perjalanan kereta api didukung oleh berbagai profesi yang memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing.
KAI Daop 3 Cirebon berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat memberikan pengalaman berkesan sekaligus memperluas wawasan generasi muda mengenai transportasi kereta api. Dengan mengenalkan layanan, profesi, dan keselamatan sejak usia dini, KAI ingin mendorong tumbuhnya pemahaman positif mengenai manfaat transportasi publik serta membangun budaya bertransportasi yang aman di masa mendatang. (ARL)













