banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

Jelang Hari Lahir Pancasila, Generasi Elang Jawa Kembali Menetas

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Menjelang hari lahirnya Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni, generasi ke-3 Elang Jawa kembali menetas.
Tak hanya kali ini, sang predator udara cilik ini lahir. Pada tahun 2020 dan 2021, lahir Covid dan Sakti. Kedua elang tersebut sudah mengudara dengan gesit di langit Ciremai sebagai individu remaja. Elang jawa merupakan salah satu spesies kunci (keyspesies) yang menjadi perhatian Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

Berdasarkan morfologinya, Burung Garuda merupakan jenis Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), penguasa udara di kawasan hutan. Termasuk di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).

banner 728x250

Monitoring terus dilakukan oleh Tim Elang Jawa Balai TN Gunung Ciremai dengan seksama dan sangat hati-hati, mengingat masa pengeraman merupakan bagian penting dalam siklus hidup burung pemangsa dalam menjaga kelestarian spesiesnya. Pada saat tim monitoring Elang Jawa melakukan pengamatan rutin, diketahui salah satu sarang pada site monitoring sedang ada aktivitas pengeraman. Terpantau induk sedang mengerami telur di sarang yang sama pada tanggal 21 April 2022.

Secara tidak sengaja, pada saat Balai TN Gunung Ciremai melakukan Pendampingan Kelompok Masyarakat Kemitraan Konservasi PE pada tanggal 30 Mei 2022 yang dipimpin langsung oleh Jaja Suharja Senjaya, Kepala SPTN Wilayah II Majalengka menemukan perjumpaan induk dan anakan Elang Jawa dengan perkiraan usia ±1 minggu.

“Pada saat itu, kami sedang cek lokasi ke lapangan. Sekaligus menengok site monitoring Elang Jawa, dan ternyata kami mendapatkan hadiah besar, ada bayi Elang Jawa,” terang Jaja kepada awak media, Selasa (31/05/2022), dengan mata berbinar menunjukkan ekspresi senang karena yakin kondisi ekosistem TN Gunung Ciremai saat ini pasti lebih baik.

Dikatakan Jaja, tim juga mengabadikan momen indah tersebut. “Semoga saja individu baru Elang Jawa dalam 2 (dua) bulan kedepan dapat mengudara sebagai Generasi ke-3 Penguasa Langit Ciremai,” ungkapnya.

Kelahiran Elang Jawa generasi ke-3 ini, juga turut menggembirakan seluruh keluarga besar TN Gunung Ciremai, termasuk Kepala Balai, Teguh Setiawan.

“Ini adalah bukti bahwa kerja keras teman-teman di lapangan membuahkan hasil. Apresiasi kepada semua pihak, pejabat struktural, non struktural, pejabat fungsional teknis terutama  teman-teman Pengendali Ekosistem Hutan. Kedepan kita harus usahakan lebih banyak lagi Elang Jawa yang lahir menjelang 1 Juni 2022,” ucap Teguh.  

Ia menambahkan, tanggal 1 Juni adalah hari lahirnya Pancasila yang setiap tahunnya diperingati bersama. Pancasila menjadi panduan dan pedoman bangsa Indonesia dalam kehidupan bernegara dengan lambang Burung Garuda yang gagah perkasa. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan