Bingkaiwarta, KUNINGAN – Kepala Desa Cipakem Uci Sanusi angkat bicara usai mengetahui video viral yang melibatkan warga Dusun Cisandag Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, yang menampilkan warga sakit di bawa dengan menggunakan tandu darurat dari kain sarung oleh warga setempat untuk mendapatkan pertolongan medis. Diakuinya, Ia tidak merasa malu dengan kejadian tersebut.
“Untuk video warga kami pakai tandu saat bawa orang sakit, itu benar adanya dan saya tidak malu dan tidak akan saya tutup – tutupi,” ujar Uci Sanusi saat dihubungi bingkaiwarta.co.id melalui telepon seluler, Rabu (19/10/2022).
Uci menjelaskan, kejadian warga yang terjadi di lingkungan permukiman daerah itu, bukan merupakan barang aneh. Karena kejadian ini, sering muncul saat musim hujan seperti yang terjadi dalam video tersebut.
“Bagi saya dengan adanya kejadian itu bukan hal yang aneh atau asing. Sebab, kejadian itu bukan pertama kali terjadi pada warga Dusun Cisandag tersebut. Apalagi di musim hujan seperti ini,” jelasnya.
Meski kampung Cisandag jauh dari pusat pemerintahan desa, kata Uci, sosial lingkungan di sana cukup tinggi dan masih peduli satu sama lainnya.
“Meski warga Cisandag jauh dari pusat pemerintahan, tapi mereka masih guyub dan peduli satu sama lainnya. Apalagi kalau ada hajatan warga, terlihat guyub dan gotong royongnya begitu tampak. Setiap ada warga yang hajatan, pasti ada hiburannya,” terang Uci.
Uci membenarkan kondisi Dusun Cisandag yang masih tertinggal. Menurutnya, ketinggalan itu dari sektor pembangunan dan fasilitas umum. Namun dari sektor ekonomi dan kesejahteraan hidup di lingkungan tersebut, masih terbilang alami.
“Seperti pengalaman kemarin selama Pandemi Covid19, warga kami di Cisandag itu tidak ada yang terkena Covid-19. Karena aktivitas mereka itu setiap harinya bertani dan beberapa warga lainnya sebagai perantau,” tuturnya.
Uci berharap semoga pembangunan infrastruktur di Dusun Cisandag dapat segera terwujud. (Abel)













