banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Anggota DPR RI Herman Khaeron Serap Aspirasi Warga Pabedilan Terkait Penguatan Ekonomi

 

Bingkaiwarta, CIREBON – Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, menggelar kegiatan reses di Desa Pasuruhan, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon pada Kamis (15/10/26).

banner 728x250

Dalam kesempatan tersebut, legislator yang akrab disapa Kang Hero itu menyerap aspirasi masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga persoalan infrastruktur pertanian dan banjir.

Herman Khaeron menegaskan, KDMP merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto yang diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat desa. Keberadaan koperasi tersebut dinilai penting untuk menjembatani hasil produksi desa dengan pasar sekaligus memastikan program pemerintah pusat dapat menjangkau masyarakat secara tepat sasaran.

Menurut Kang Hero, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada pelaksanaannya di lapangan. Karena itu, berbagai kekurangan dalam implementasi harus menjadi bahan evaluasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kalau keinginan presidennya baik dan konsep programnya bagus, tentu implementasi di lapangannya juga harus diperhatikan. Ada yang sudah baik, ada yang kurang baik, dan ada pula yang perlu diperbaiki,” ujarnya.

Ia menjelaskan, KDMP ke depan berpotensi dikembangkan tidak hanya sebagai pusat kegiatan ekonomi desa, tetapi juga sebagai sarana distribusi kebutuhan masyarakat, termasuk penyediaan layanan farmasi, klinik, supermarket, dan minimarket.

Kang Hero juga mendorong agar KDMP dapat bersinergi dengan Perum Bulog dalam penyerapan hasil pertanian, khususnya gabah. Dengan dukungan fasilitas gudang yang memadai, koperasi desa dinilai berpeluang membantu petani memperoleh kepastian pasar dan harga jual yang layak.

Ia mengusulkan agar desa dapat membeli gabah kering panen dengan harga minimal Rp6.500 per kilogram, kemudian hasilnya disalurkan kepada Bulog untuk diproses menjadi beras.

“KDMP bisa difungsikan untuk membantu penyerapan gabah petani. Sinergi antara Bulog dan KDMP perlu dibangun agar rantai distribusi lebih efektif dan manfaat ekonominya kembali kepada masyarakat desa,” katanya.

Selain penyerapan gabah, Kang Hero menilai KDMP berpotensi membantu penyaluran berbagai barang bersubsidi, seperti LPG tiga kilogram dan pupuk. Sistem distribusi yang lebih dekat dengan masyarakat diharapkan dapat mengurangi risiko penimbunan serta menjaga ketersediaan barang dengan harga yang terjangkau.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan memperjuangkan percepatan normalisasi dana desa yang digunakan dalam pengembangan KDMP agar nantinya dapat kembali mendukung pembangunan dan kebutuhan masyarakat desa.

Dalam dialog bersama masyarakat, Herman Khaeron menegaskan komitmennya untuk mendukung peningkatan kesejahteraan petani. Ia menyoroti pentingnya pembangunan jalan usaha tani dan jaringan irigasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian.

Menurutnya, kebutuhan infrastruktur pertanian harus terus diperjuangkan agar memperoleh perhatian dalam program pembangunan pemerintah.

“Jalan usaha tani belum menjadi bagian dari program strategis pekerjaan umum. Nanti akan saya dorong agar bisa masuk dalam program tersebut,” ucapnya.

Ia juga membuka peluang untuk mengusulkan kebutuhan pembangunan melalui mekanisme perencanaan di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk melalui forum rembug desa.

Dalam sesi penyampaian aspirasi, Kuwu Desa Babakan Losari Lor, Didi Sutardi mengungkapkan persoalan irigasi pertanian yang belum tertangani secara optimal. Kondisi tersebut semakin menyulitkan petani ketika musim kemarau, terutama karena akses saluran air terhambat jaringan infrastruktur yang sudah ada. Ia menyebut terdapat lahan pertanian sekitar 60 hektare yang membutuhkan dukungan akses irigasi. Selain itu, sekitar 30 hektare lahan lainnya juga menghadapi kendala pengairan.

Persoalan banjir tahunan turut menjadi keluhan masyarakat. Desa tersebut disebut kerap terdampak luapan air dari wilayah sekitar, termasuk Sungai Cisanggarung, sehingga mengganggu aktivitas warga dan kegiatan pertanian.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kang Hero meminta pemerintah desa menyampaikan surat resmi yang memuat kronologi dan kebutuhan pembangunan irigasi.

Ia menyatakan akan meneruskan usulan tersebut kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) agar persoalan akses pengairan dapat ditindaklanjuti.

Menurutnya, lahan pertanian yang luas harus didukung jaringan irigasi yang memadai agar produktivitasnya dapat ditingkatkan.

“Silakan kirim surat kepada saya. Nanti bisa saya teruskan kepada pihak BBWS supaya persoalan ini dapat ditangani. Sayang kalau lahan pertanian yang luas tidak bisa mendapatkan pengairan secara optimal,” katanya.

Selain infrastruktur pertanian, pelaku UMKM dan pemuda juga menyampaikan sejumlah aspirasi dalam kegiatan reses tersebut.

Salah seorang warga, Maman Abdul Rahman, menyampaikan pertanyaan mengenai persyaratan untuk bergabung sebagai mitra dalam program Mitra Sehati. Ia juga berharap adanya akses informasi dan pendampingan agar pelaku usaha kecil dapat memperoleh manfaat dari program tersebut.

Dalam dialog itu, seorang pedagang kantin sekolah mengungkapkan kebutuhan sarana usaha berupa gerobak untuk menunjang aktivitas berjualan.

Menanggapi permintaan tersebut, Kang Hero langsung memberikan bantuan gerobak untuk menunjang kelangsungan berdagang. Ia juga meminta untuk segera masuk menjadi anggota Mitra Sehati.

“Hari ini kami berikan gerobak untuk bapak,” ucapnya.

Dukungan terhadap UMKM juga disuarakan Ketua Karang Taruna Kecamatan Pabedilan, Adin. Ia mengusulkan pengembangan wisata di desa-desa penyangga agar dapat menggerakkan perekonomian lokal dan membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Selain itu, Adin menyampaikan proposal kebutuhan seragam Karang Taruna tingkat kecamatan. Ia juga berharap memperoleh dukungan sarana usaha berupa gerobak untuk menunjang warung kecil yang dikelolanya.

Kang Hero berharap komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan wakil rakyat terus terjalin sehingga berbagai persoalan, khususnya yang berkaitan dengan pertanian, penguatan UMKM, dan pembangunan desa, dapat diperjuangkan melalui mekanisme yang tepat.

Ia menegaskan, kolaborasi seluruh pihak menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (ARL)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan