Bingkaiwarta, INDRAMAYU – Sejumlah petani di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tengah melakukan panen raya, hasil dari menanam padi selama beberapa bulan ke belakang.
Panen raya tersebur terjadi kecamatan Gantar, Haurgeulis, Anjatan, Kroya, Gabuswetan, Terisi, dan Cikedung. Selanjutnya panen raya akan terjadi di wilayah timur Indramayu.
Bupati Indramayu, Nina Agustina mengungkapkan, Pemkab Indramayu optimis bisa menaikan jumlah produksi padi pada tahun ini. Pasalnya, saat ini seluruh permasalahan pertanian dilakukan pembenahan secara bertahap mulai dari benih, alat pertanian, irigasi, hingga pupuk.
“Tahun kemarin kita sempat mengalami penurunan produksi karena dihantam El-nino yang sangat panas sehingga ada yang gagal panen. Tetapi tahun ini kita optimis bisa menaikan lagi jumlah produksi padi di Kabupaten Indramayu,” ungkapnya, saat Panen Raya di Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Sabtu (4/5/2024).
Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu, Sugeng Heryanto menjelaskan, saat ini pihaknya terus mendorong para petani untuk menggunakan benih unggul berlabel karena sudah teruji kualitasnya.
Benih berlabel ini, diyakini dapat meningkatkan jumlah produksi padi di Indramayu.
“Saat ini penggunaan benih berlabel oleh petani Indramayu baru mencapai 35 persen. Sisanya kita maksimalkan agar menggunakan benih tersebut sehingga hasilnya bisa maksimal,” jelasnya.
Sugeng menambahkan, saat ini rata-rata produksi padi mencapai 7,3 ton per hektare. Jumlah itu masih sementara, pihaknya berharap akan terus meningkat. (SLE)













