banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Chat Mesum Cabup Dian Beredar, Kuasa Hukum : Akan Saya Laporkan dan Penjarakan!

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Menjelang pencoblosan Pilkada Kuningan 2024, situasi politik di Kabupaten Kuningan memanas. Terbaru, telah menyebar chat mesum Calon Bupati Kuningan No Urut 1 Dian Rachmat Yanuar, dengan seorang perempuan, yang mengklaim dirinya sebagai selingkuhan Cabup Nomor 1 itu. Konon, Ia bernama MN.

Hal ini langsung disikapi oleh Tim Kuasa Hukum Dirahmati.

banner 728x250

“Saya tahu, akan ada berita yang akan buming menjelang pencoblosan. Tujuannya, untuk menjatuhkan Pak Dian Rachmat sebagai Cabup Kuningan 2024. Dimana tiba-tiba, ada seorang perempuan yang mengaku telah dinikah siri oleh Pak Dian Rachmat, bahkan sudah diberikan kontrakan rumah,” ungkap Ketua Tim Kuasa Hukum Dirahmati, Kiko Dwi Sesko Adriansyah, di Sekber Dirahmati, Rabu (20/11/2024).

Diakui Kiko, MN sudah berkirim whastapp langsung ke istri Dian Rachmat, juga ke Dian Rachmat Yanuar sendiri. Termasuk ke istri beberapa kepala dinas dan kabid di lingkup Pemkab Kuningan. Yang menjadi pertanyaan, darimana perempuan itu tahu nomor handphone istri Dian Rachmat, sampai nomor-nomor handphone para kepala dinas dan kabid.

Berarti, lanjut Kiko, ada seseorang yang sengaja menciptakan masalah ini, supaya gaduh. Logikanya, seorang suami berstatus pejabat tidak mungkin asal memberikan nomor handphone istrinya ke orang lain, karena private.

“WA perempuan itu (MN,red), beredar menyerang kehormatan Pak Dian Rachmat, ditujukan ke para istri para kepala dinas dan kabid. Bodoh juga dia, dungu, membuat opini gak jelas ke istri-istri pejabat. Jadi mudah ditebak,” kata Kiko.

Kiko mengungkapkan, bahwa MN juga sudah mengancam Dian Rachmat sejak beberapa bulan lalu. Ancamannya, kalau tidak dikasih uang oleh Dian Rachmat, akan meledakan klaim hubungan gelapnya bersama Dian Rachmat ke publik, akan memviralkan, juga akan rilis ke media.

Justru sebagai Tim Kuasa Hukum Dirahmati, Kiko mengaku akan menyambut ancaman tersebut dengan senang hati. Sekaligus juga, penasaran sosok MN ini. Kalau MN ke media, justru otomatis MN akan tampil di media. Wajahnya seperti apa Ia akan tahu.

“Itulah jalan saya melaporkan, dan memenjarakan dia (MN,red),” tegas Advokat, yang biasa disapa Pak Abu ini.

Ditanya isi chat mesum itu, Kiko menanyakan apakah muncul nomor handphone Dian Rachmat dalam chat tersebut. Di chat hanya ada nama jabatan Dian Rachmat saat menjadi sekda, dengan photo profile whatsapp photo Dian Rachmat. Photo profile bisa diambil dari mana saja. Jadi chat itu buatan, hoax.

“Logika saja, seandainya MN itu merasa dirugikan harusnya membuat laporan sejak lama, bukan di waktu menjelang pemilihan. Seandainya MN lakukan itu, berarti publik sudah bisa menilai ada unsur politis didalamnya. Karena klien saya maju sebagai calon bupati. Artinya, dapat dipastikan ada aktor dibelakang MN, yang bertujuan ingin menjatuhkan klien saya,” jelasnya.

Atas penyerangan tersebut, Kiko mengaku sudah melakukan upaya hukum. Salah satunya melaporkan MN ke kepolisian. Bukti-bukti ancaman tersebut, pastinya juga akan diserahkan ke kepolisian, dalam hal ini Polres Kuningan. “Saya tidak main-main,” tegas Kiko.

Informasi yang diterima, perempuan bernama MN adalah warga Kuningan. Tepatnya tinggal dimana, bisa ditanyakan nanti ke Polres Kuningan. Yang jelas, ada chat ancaman, berarti orangnya ada. Bukan akun palsu. Ketika dia meminta uang ke Dian Rachmat, maksudnya memeras untuk keuntungan sendiri, atau berdasarkan suruhan.

“Maka nanti akan terungkap, terang benderang, kalau MN rilis ke media, kita semua akan tahu siapa MN sebenarnya. Itu kesempatan kami memenjarakan dia (MN,red),” tandasnya. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan