banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Gelar Job Fair di Lapangan GGM, Pemkab Majalengka Sediakan 2.789 Lowongan Kerja

 

Bingkaiwarta, MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM (DK2UKM) terus memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan. Salah satunya melalui penyelenggaraan bursa kerja atau Job Fair yang digelar di Lapangan GGM Majalengka, Jumat (25/9/2026).

banner 728x250

Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan DPD KNPI Kabupaten Majalengka dan diikuti sebanyak 20 perusahaan mitra dari berbagai sektor usaha. Dalam kegiatan ini, tersedia sebanyak 2.789 lowongan pekerjaan yang dapat diakses para pencari kerja, baik laki-laki maupun perempuan.

Kepala DK2UKM Kabupaten Majalengka, Solehudin, mengatakan kegiatan Job Fair menjadi salah satu upaya konkret pemerintah daerah untuk mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Menurutnya, keberadaan bursa kerja terpusat diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan informasi sekaligus mengikuti proses rekrutmen secara langsung.

“Perusahaan mitranya ada 20 perusahaan. Lowongan kerja yang disediakan mencapai 2.789 lowongan,” ujar Solehudin di sela-sela kegiatan.
Ia menjelaskan, ribuan lowongan yang tersedia memiliki kebutuhan tenaga kerja yang cukup beragam. Kesempatan tersebut terbuka bagi pencari kerja laki-laki maupun perempuan sesuai dengan persyaratan dan kualifikasi yang ditetapkan masing-masing perusahaan” ujarnya.

Solehudin mengajak para pencari kerja untuk memanfaatkan momentum Job Fair dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, pencari kerja tidak hanya perlu mencari peluang, tetapi juga harus mampu menunjukkan kompetensi, keterampilan dan kesiapan untuk memasuki dunia kerja.

“Job Fair ini diharapkan menjadi jembatan emas bagi para pencari kerja. Mudah-mudahan mereka bisa menunjukkan kompetensi dan memanfaatkan kesempatan ini,” katanya.

Ia berharap semakin banyak masyarakat Majalengka yang terserap ke dunia kerja melalui kegiatan tersebut. Penyerapan tenaga kerja, kata dia, akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pada akhirnya, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Majalengka bisa kembali turun dan menumbuhkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Solehudin menambahkan, upaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja tidak dapat dilakukan oleh satu perangkat daerah saja. Dibutuhkan sinergi lintas sektor, terutama dalam menciptakan iklim investasi yang mampu membuka lebih banyak kesempatan kerja.

Menurutnya, DK2UKM terus berkoordinasi dengan sejumlah OPD, salah satunya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dalam mendukung masuknya investasi ke Kabupaten Majalengka.

Masuknya investasi baru, kata dia, akan berbanding lurus dengan terbukanya kebutuhan tenaga kerja baru. Karena itu, pengembangan investasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu berjalan secara beriringan.

“Ketika investasi masuk, lowongan kerja otomatis terbuka. Dengan bekerja dan memiliki penghasilan, tingkat kesejahteraan serta perekonomian masyarakat tentu ikut meningkat,” pungkasnya.

KNPI Dorong Pemuda Aktif dalam Pembangunan Ekonomi.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Majalengka, Anto Febrianto, menyambut positif kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dalam penyelenggaraan Job Fair tersebut.

Menurut Anto, pemuda memiliki posisi penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, KNPI berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan Pemkab Majalengka, khususnya dalam menghadirkan ruang dan akses bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka.

“KNPI Majalengka berkomitmen untuk terus bermitra dengan Pemkab Majalengka dalam memfasilitasi potensi generasi muda, khususnya dalam membuka akses lapangan kerja yang seluas-luasnya,” ujar Anto.

Ia berharap kegiatan seperti Job Fair dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak perusahaan dan sektor usaha, sehingga semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, mendapatkan kesempatan memasuki dunia kerja.

Anto juga mengajak para pemuda untuk mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia industri yang semakin dinamis. Pendidikan, keterampilan, pengalaman, serta kemampuan beradaptasi menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan para pencari kerja.

Pencari Kerja Antusias
Sejak pagi, Lapangan GGM Majalengka dipadati para pencari kerja yang ingin memanfaatkan kesempatan tersebut. Mereka mendatangi stan perusahaan untuk mencari informasi mengenai posisi yang tersedia sekaligus mengikuti tahapan proses rekrutmen sesuai ketentuan masing-masing perusahaan.

Salah seorang pencari kerja asal Majalengka, Rian (23), mengaku terbantu dengan adanya Job Fair yang mempertemukan banyak perusahaan dalam satu lokasi.

“Sangat membantu karena pilihan perusahaannya banyak dan prosesnya jelas. Harapan saya dan teman-teman tentu bisa lolos seleksi dan segera diterima bekerja di perusahaan yang dilamar,” ungkap Rian.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sehingga para pencari kerja tidak harus mencari informasi lowongan secara terpisah ke berbagai perusahaan.
Penyelenggaraan Job Fair di Lapangan GGM tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Majalengka mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan masyarakat pencari kerja. Dengan dukungan dunia usaha, pemerintah daerah, dan organisasi kepemudaan, akses terhadap informasi serta kesempatan kerja diharapkan semakin terbuka.

Selain membantu masyarakat memperoleh pekerjaan, peningkatan penyerapan tenaga kerja juga diharapkan mampu meningkatkan daya beli, pendapatan keluarga, dan aktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Majalengka. (ARL)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan