banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Habib Syarief Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Screenshot

 

 

banner 728x250

Bingkaiwarta, JAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad, mengecam aksi kekerasan berupa perusakan bus yang menimpa rombongan Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Ia meminta insiden yang menimpa para pemain muda tersebut tidak dibiarkan tanpa penanganan yang jelas.

Habib Syarief mengaku prihatin atas tindakan kekerasan yang menyasar para siswa Akademi Persib. Menurut dia, keselamatan anak-anak yang sedang meniti karier di dunia sepak bola harus menjadi perhatian serius dan tidak boleh diabaikan.

“Saya sangat prihatin dan mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum terhadap para siswa Akademi Persib,” kata Habib Syarief.

Legislator Dapil Jabar I tersebut menegaskan, kekerasan terhadap pemain muda bukan persoalan yang bisa dianggap sepele. Terlebih, para pemain tersebut tengah menjalani proses pembinaan untuk mengembangkan kemampuan dan merintis masa depan di dunia sepak bola.

“Kita tidak boleh membiarkan kekerasan terhadap anak-anak yang sedang meniti karier di dunia sepak bola terjadi begitu saja tanpa penanganan yang jelas,” tegasnya.

Habib Syarief menilai, setiap tindakan kekerasan yang membahayakan keselamatan pemain muda perlu mendapat perhatian dan penanganan yang semestinya. Menurut dia, para atlet usia muda harus mendapatkan perlindungan agar dapat menjalani aktivitas olahraga tanpa rasa takut terhadap ancaman kekerasan.

Ia juga menekankan bahwa sepak bola seharusnya menjadi ruang untuk membangun sportivitas, kedisiplinan, dan karakter generasi muda. Karena itu, tindakan kekerasan yang menimpa rombongan EPA Persib Bandung menjadi persoalan yang perlu ditangani secara serius.

“Para siswa Akademi Persib sedang meniti karier di dunia sepak bola. Mereka seharusnya mendapatkan ruang yang aman untuk berkembang, bukan justru menghadapi tindakan kekerasan,” ujarnya.

Menurut Habib Syarief, penanganan yang jelas diperlukan agar peristiwa serupa tidak terulang. Ia menilai perlindungan terhadap atlet muda harus menjadi perhatian bersama, termasuk ketika para pemain menjalani perjalanan untuk mengikuti kegiatan maupun kompetisi sepak bola.

Habib Syarief berharap insiden tersebut mendapat penanganan yang jelas sehingga keselamatan para pemain muda tetap terlindungi. Ia menegaskan bahwa kekerasan tidak boleh menjadi bagian dari perjalanan pembinaan atlet, terlebih bagi anak-anak yang tengah berusaha meraih masa depan melalui olahraga.

“Jangan sampai kejadian seperti ini dianggap sebagai hal biasa. Kekerasan terhadap anak-anak yang sedang membangun masa depan melalui olahraga harus menjadi perhatian serius,” katanya.

Insiden perusakan bus tersebut dilaporkan menyebabkan kaca kendaraan rombongan Persib rusak. Sejumlah koper milik pemain dan ofisial juga dilaporkan hilang.

Dalam video yang beredar di media sosial, seorang ofisial Persib U-18 tampak mengalami luka lecet di bagian pipi dan kepala. Namun, kronologi lengkap kejadian serta pihak-pihak yang terlibat masih dalam proses verifikasi oleh pihak berwenang.

Sementara itu, pihak Persib mengecam keras segala bentuk kekerasan terhadap rombongan tim EPA Persib Bandung. Klub juga mengimbau semua pihak untuk tetap tenang, menahan diri, dan tidak melakukan aksi balasan.

Sebagai informasi sampai saat ini, pihak berwenang masih terus melakukan verifikasi untuk memastikan kronologi lengkap kejadian dan pihak-pihak yang terlibat. (ARL)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan