banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Kisah Nelayan Indramayu, Bertemu Keluarga Hanya Satu Bulan Dalam Satu Tahun

Bingkaiwarta, INDRAMAYU – Menjadi seorang nelayan memang tidak mudah untuk dilakukan, tidak semua orang bisa melakukannya.

Seperti Yoga (31), seorang nelayan di Karangsong, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, sudah 14 tahun ia menjadi seorang nelayan.

banner 728x250

Dalam satu tahun, Yoga hanya bisa berkumpul selama satu bulan dengan keluarganya, karena ia harus berlayar mencari ikan ke Indonesia Timur.

“Anak ada dua, awalnya tiga, meninggal satu pas umur dua bulan, itu pas meninggal saya lagi di laut, jadi gak bisa ngelihat langsung. Sekali berlayar 6 bulan, perjalanan saja 24 hari, sampai perbatasan Australia, sekitar Merauke,” ungkapnya saat tengah merakit jaring di kapal, Rabu (2/5/2024).

Yoga rela meninggalkan keluarganya selama enam bulan untuk berlayar mencari ikan ke Indonesia Timur, karena kualitas ikan disana lebih bagus dibandingkan dilaut lainnya.

“Berlayar kesana itu (Indonesia Timur) kualitas ikannya bagus, sekosong-kosongnya ikan, tetap saja ada yang bisa diambil kalau disana tuh,” paparnya.

Selama berlayar, Yoga bersama temannya harus bisa melintasi deburan ombak dan melawan badai, jika cuaca dilaut sedang tidak baik.

“Kendala di jalan paling kerusakan mesin, kalau cuaca buruk ya terus saja selama ga ada kerusakan, kecuali pas lagi cari ikannya, gak bisa lempar jaring, susah jaringnya kena angin, kena ombak,” ucapnya.

Sekali berlayar selama enam bulan itu, Yoga bersama temannya harus bisa mendapatkan 200 ton ikan yang harus distorkan kepada pemilik kapal tempat ia bekerja.

“Sekali jalan itu dapat 200 ton, sesuai kapasitas kapal ini, ini kan ukurannya 148 Gross Tonnage (GT), ikannya campur, kadang kakap merah, kerapu, ikan kuwe,” jelasnya.

Dalam sekali berjalan, Yoga mendapatkan penghasilan sekitar Rp 30 hingga Rp 40 juta, tergantung dari hasil tangkapan ikannya.

“Penghasilan sekali jalan itu tergantung dari hasil tangkapan ikan sama kualitas ikannya, standarnya 30 sampai 40 juta, kita pulang ke rumah ya kadang bawa sisanya 15 sampai 20 juta,” imbuhnya.

Yoga mengatakan, menjadi seorang nelayan tidaklah mudah, meski mendapatkan penghasilan yang cukup, namun tidak sebanding dengan waktu yang ia relakan untuk meninggalkan keluarganya selama berlayar.

“Berangkat sampai pulang selamat, hasilan tangkapan ikan bagus, itu sukanya buat para nelayan, dukanya ya ninggalin keluarga, ketemu cuman satu atau dua bulan, ke rumah itu pas kapalnya sudah balik lagi ke Indramayu, pas kapal lagi turunin ikan dan persiapan jalan lagi, kan persiapan itu satu sampai dua bulan, nah disitu momen buat ketemu keluarga. Intinya jangan sampai pergi bawa harapan, pulang bawa kenangan (meninggal),” katanya. (SLE)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan