banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Lahan Terbatas Hasil Melon Berkualitas, Lapas Kuningan Buktikan Pembinaan Berhasil

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Kali ini, lembaga tersebut berhasil memanen buah melon yang dibudidayakan sendiri di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) pertanian, pada Kamis (18/06/2026).

Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, didampingi jajaran pejabat struktural, staf, serta Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Lapas Kuningan. Tanaman melon ini dibudidayakan dan dirawat sepenuhnya oleh Warga Binaan di bawah pendampingan dan pengawasan petugas secara berkelanjutan.

banner 728x250

Dari lahan yang terbatas tersebut, diperoleh hasil panen sebanyak 20 kilogram melon dengan kualitas yang baik. Hasil ini bukan sekadar panen buah, melainkan bukti nyata bahwa program pembinaan berjalan efektif sekaligus menjadi sarana pembekalan keterampilan kerja. Nantinya, ilmu bertani ini diharapkan dapat menjadi bekal hidup Warga Binaan saat kembali bermasyarakat kelak.

Kepala Lapas Kuningan, Sukarno Ali, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud pelaksanaan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat kemandirian, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Melalui kegiatan pertanian ini, Warga Binaan dilatih mengembangkan keterampilan yang produktif dan bernilai ekonomi. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga membentuk karakter yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mandiri. Ini adalah modal penting agar mereka bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna saat kembali ke lingkungan masyarakat,” ujar Sukarno Ali.

Ia menambahkan, keberhasilan panen ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan sarana pertanian yang ada. Ke depannya, Lapas Kuningan berencana melakukan diversifikasi jenis tanaman guna meningkatkan hasil dan manfaat program pembinaan bagi Warga Binaan.

“Kami terus berkomitmen menghadirkan sistem pembinaan yang tidak hanya memperbaiki perilaku, tetapi juga melahirkan Warga Binaan yang terampil, mandiri, dan siap berkontribusi positif bagi pembangunan daerah setelah bebas nanti,” pungkasnya. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan