Bingkaiwarta, INDRAMAYU — Pemerintah Kabupaten Indramayu memperkuat jembatan komunikasi dengan kelompok petani melalui forum dialog yang melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Serikat Petani Indonesia Bersatu (SPTIB). Kegiatan ini menjadi wadah resmi bagi para petani untuk menyampaikan langsung harapan, kendala, dan kebutuhan di lapangan, sekaligus memastikan kebijakan daerah benar-benar menjawab kebutuhan mereka.
Salah satu fokus utama pembahasan adalah rencana penyaluran bantuan pertanian. Melalui keterlibatan langsung SPTIB, Pemda berupaya memastikan bentuk dukungan, mekanisme penyaluran, serta prioritas kebutuhan petani disusun berdasarkan aspirasi yang akurat, sehingga bantuan dapat lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi usaha tani masyarakat.
Lebih dari sekadar membahas program bantuan, forum ini memiliki nilai strategis dalam membangun komunikasi dua arah yang berkelanjutan. Pemda Indramayu berkomitmen menyediakan ruang penyelesaian persoalan di tingkat daerah terlebih dahulu, sehingga aspirasi petani dapat ditampung dan ditindaklanjuti tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Jakarta. Pendekatan ini menjadi bukti nyata bahwa suara petani selalu didengar dan mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Ke depannya, komunikasi dengan SPTIB akan terus diperkuat dan dilakukan secara rutin — tidak hanya saat muncul persoalan, tetapi juga dalam perencanaan program pertanian. Dengan hubungan yang semakin erat, Pemda berharap dapat merespons dinamika di lapangan lebih cepat, mencegah ketidakpuasan yang berpotensi berkembang, serta memastikan setiap kebijakan pertanian benar-benar berpihak pada kesejahteraan petani Indramayu. (fik)













