Bingkaiwarta, KRAMATMULYA – Kabupaten Kuningan turut menjadi saksi peluncuran Program Jembatan Garuda dan Penyediaan Air Bersih secara nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto, melalui pertemuan daring (Zoom Meeting). Kegiatan yang mengusung tema “Negara Hadir untuk Rakyat” tersebut berlangsung di Desa Cikubangsari, Kecamatan Keramatmulya, Kabupaten Kuningan, pada Kamis (13/8/2026).
Di lokasi perwakilan wilayah Kodim 0615/Kuningan, kegiatan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, Kepala Dinas PUTR Ir. I. Putu Bagiasna, Danramil 1501/Kuningan Kapten Czi Arnan mewakili Dandim 0615/Kuningan, Kapolsek Kramatmulya Iptu Wahyu mewakili Kapolres Kuningan, Camat Kramatmulya Neneng, Kepala Desa Cikubangsari H. Yana, Kepala Desa Widarasari Farhan, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh jajaran TNI dan Polri atas capaian pelaksanaan program yang berjalan dengan baik demi kepentingan rakyat. Ia menegaskan bahwa kehadiran jembatan dan air bersih akan mengubah wajah pembangunan di pelosok desa.
“Dulu anak-anak harus memutar berjam-jam, hasil tani susah dibawa ke pasar, dan akses ke puskesmas jadi terhambat. Dengan hadirnya jembatan, waktu tempuh dipotong, biaya logistik turun, dan roda ekonomi akan berputar lebih cepat,” ujar Presiden.
Mengenai program air bersih, Presiden menegaskan bahwa air adalah hak dasar setiap warga negara. “Tidak ada anak yang bisa belajar dengan baik kalau di rumah tidak ada air bersih. Tidak ada ibu yang tenang kalau setiap hari harus jalan jauh untuk menimba air,” tambahnya.
Presiden menjelaskan bahwa pembangunan 2.500 Jembatan Garuda/Jembatan Perintis merupakan langkah strategis untuk membuka keterisolasian wilayah, memperlancar mobilitas, meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah terpencil. Sementara itu, penyediaan 3.000 titik air bersih dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas hidup serta derajat kesehatan masyarakat.
Presiden juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya TNI, pemerintah daerah, para pekerja, dan masyarakat yang bergotong royong mendukung pembangunan. Ia menekankan agar setiap hasil pembangunan memberikan manfaat nyata dan dapat dirasakan langsung oleh rakyat.
“Jembatan harus membuka akses dan menghubungkan masyarakat. Penyediaan air bersih harus memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan dasar yang layak. Mari kita jaga dan rawat hasil pembangunan ini agar bermanfaat jangka panjang bagi generasi mendatang,” ajak Presiden.
Program Jembatan Garuda dan penyediaan air bersih merupakan bagian dari komitmen pemerintah mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat, sehingga tidak ada masyarakat yang tertinggal karena keterbatasan akses dan infrastruktur. (Abel)













