Bingkaiwarta, CIGUGUR — Di tengah derasnya arus informasi yang bergerak secara masif di ruang digital, Polres Kuningan terus berbenah memperkuat kapasitas jajaran kehumasan. Sebanyak 32 personel dari Polres dan Polsek se‑Kabupaten Kuningan mengikuti pelatihan kehumasan, jurnalistik, serta multimedia yang berlangsung di Resto Rageman, Kecamatan Cigugur, Kuningan, Kamis (5/11/2026).
Pelatihan ini difokuskan pada pengasahan keterampilan memproduksi berita, mengelola media sosial, teknik fotografi, serta membangun komunikasi yang efektif dengan insan pers dan masyarakat. Tujuannya agar jajaran kehumasan mampu menjadi saluran informasi yang terpercaya di tengah banjir berita yang sering kali belum terverifikasi.
Kasi Humas Polres Kuningan AKP Mugiyono menyampaikan bahwa era digital menuntut personel kehumasan tidak hanya tanggap, tetapi juga cermat dalam menyebarkan informasi. Menurutnya, kepolisian perlu hadir sebagai corong yang akurat, cepat, dan humanis.
“Kami menyadari bahwa arus informasi bergerak begitu cepat. Karena itu, personel kehumasan harus memiliki kemampuan memadai agar dapat menjadi corong informasi yang akurat, cepat, dan humanis,” ujar Mugiyono.
Sementara itu, Wakapolres Kuningan Kompol Erida Kusumah menegaskan bahwa kecepatan saja tidak cukup. Informasi yang disampaikan ke publik harus tetap akurat, menarik, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menyampaikan pesan Kapolres agar jajaran kehumasan terus mengasah kemampuan jurnalistik dan fotografi sebagai bagian dari profesionalisme.
“Pesan Bapak Kapolres, kemampuan jurnalistik dan fotografi sangat penting. Informasi harus cepat, akurat, menarik, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu personel dituntut terus meningkatkan kompetensi,” ungkap Erida.
Dalam pelatihan tersebut, peserta menerima pembekalan dari sejumlah praktisi media, yakni Deffan Dede Purnama dari Media Tempo, M. Syahri Romdhon (Aray) dari Kompas TV, serta Iyan Irwandi dari Kabar Cirebon. Para narasumber berbagi pengalaman seputar teknik jurnalistik, fotografi, hingga pengelolaan konten multimedia untuk kebutuhan komunikasi publik.
Erida berharap peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan menerapkan ilmu yang diperoleh di masing‑masing satuan. Lebih dari sekadar keterampilan teknis, kegiatan ini diharapkan memperkuat peran kehumasan sebagai jembatan antara Polri, media, dan masyarakat.
Melalui penguatan kapasitas ini, Polres Kuningan berharap jajaran kehumasan semakin adaptif terhadap perkembangan media digital. Dengan komunikasi yang terbuka, profesional, dan humanis, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di Kabupaten Kuningan pun diharapkan semakin terjaga. (Abel)













