banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Sekda Dian Apresiasi Inisiatif Disdikbud Kuningan dalam Meningkatkan Kualitas Guru Secara Berkelanjutan

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan menggelar Seminar Pendidikan dengan tajuk “Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Gerakan Sekolah Menyenangkan”, di Gedung Student Center Iman Hidayat Universitas Kuningan (UNIKU), Senin (27/5/2024).

Seminar ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dr. H Dian Rachmat Yanuar, serta diikuti oleh peserta anggota Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP dan ratusan Guru SMP se Kabupaten Kuningan. Selain itu, juga menghadirkan Narasumber Muhamad Ali Sodikin, S.Pd, yang merupakan fasilitator dari Gerakan Sekolah Menyenangkan. Acara dimoderatori oleh Irsan Fajar, S.Pd, Kepala SMPN 2 Cigugur, Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten Kuningan tahun 2010.

banner 728x250

Kepala Disdikbud Kabupaten Kuningan, Uu Kusmana menuturkan, bahwa dunia pendidikan Indonesia terus bertransformasi, salah satunya melalui hadirnya Kurikulum Merdeka yang memberikan inovasi sesuai kebutuhan peserta didik.

“Seminar ini merupakan bagian rangkaian terakhir dari acara Hari Pendidikan Nasional 2024 di Kuningan. Berharap seluruh rangkaian acara ini dapat memberikan manfaat yang nyata,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dr. H Dian Rachmat Yanuar mengatakan, membangun generasi emas tidak cukup berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada keberagaman, kreativitas dan potensi untuk setiap peserta didik. Lingkungan belajar yang menyenangkan akan melahirkan generasi penerus yang berkarakter dan merdeka.

Sekda Dian pun mengapresiasi inisiatif Disdikbud dalam meningkatkan kualitas guru secara berkelanjutan, pendidikan di Indonesia sangat dinamis dengan perubahan kurikulum.

“Guru harus benar-benar memahami tuntutan perkembangan dan kebutuhan zaman. Kita semua harus memiliki pemahaman dan kesadaran kolektif untuk memajukan pendidikan Indonesia,” tutur Dian.

Dijelaskan Dian, bahwa Kurikulum Merdeka mendorong guru untuk memahami potensi, minat, dan bakat anak-anak agar bisa berprestasi.

“Guru inspiratif diharapkan bisa menginspirasi peserta didik  dan komunitas di sekitarnya. Keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari nilai akademis, tetapi juga dari keseimbangan kecerdasan spiritual, emosional, dan sosial,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Dian juga memberikan semangat kepada para guru untuk terus mencintai profesi dengan segala  tantangan yang semakin kompleks. “Jika guru benar-benar menghayati konsep sekolah menyenangkan, berarti mereka mencintai peserta didik dan berusaha menciptakan generasi yang inovatif, berkarakter, berakhlakul karimah, dan taat pada norma etika dan agama,” terangnya.

“Seminar ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi para guru dan kepala sekolah di Kuningan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui implementasi Kurikulum Merdeka dan Gerakan Sekolah Menyenangkan,” tambah Dian.

Selain itu, kata Dian, perlu mendapat perhatian, bahwa perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mampu memberikan pengaruh besar terhadap  seluruh sektor kehidupan, tak lepas juga perkembangan dunia pendidikan. Oleh karena itu tenaga pengajar harus cepat beradaptasi dengan perubahan ini. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan