Bingkaiwarta, MALEBER — Pasca bencana angin puting beliung yang menerjang Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, pada Kamis (29/10/2026) sore, jajaran Polres Kuningan bergerak cepat. Tidak hanya menyalurkan bantuan, personel kepolisian langsung turun ke lapangan untuk bergotong royong bersama warga membersihkan puing-puing rumah yang rusak akibat terjangan angin kencang tersebut.
Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama, memimpin langsung kegiatan kepedulian di lokasi pada Jumat (30/10/2026). Tim penanganan awal memang sudah diterjunkan sejak sore hari saat bencana terjadi, dan kehadiran Kapolres kali ini menjadi wujud nyata bahwa kepedulian Polri hadir tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga tenaga dan kebersamaan langsung dengan masyarakat.

“Kemarin sore terjadi hujan deras disertai angin puting beliung yang menyebabkan kerusakan rumah warga. Tim awal sudah kami kirimkan saat itu juga. Hari ini kami hadir langsung membawa bantuan bahan bangunan dan pengobatan gratis, sekaligus bahu-membahu membersihkan sisa kerusakan bersama warga,” ujar Kapolres di lokasi kejadian.
Ia menegaskan bahwa kehadiran fisik di tengah masyarakat memiliki makna yang lebih dalam sekadar penyerahan bantuan. “Bagi kami, membantu masyarakat tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan. Kami ingin hadir langsung, bergotong royong, dan merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Semoga warga yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, serta dapat segera bangkit kembali,” tuturnya tulus.
Kepala Desa Mekarsari, Carwan, menjelaskan bahwa sekitar pukul 16.00 WIB pada Kamis kemarin, angin puting beliung menerjang tiga dusun di wilayahnya. Sebanyak 80 rumah warga terdampak, dengan rincian 7 rumah mengalami kerusakan berat. Wilayah yang paling parah terkena dampak adalah Dusun 1 Kadatuan.
Kehadiran Polres Kuningan di tengah musibah ini membawa harapan baru bagi warga Desa Mekarsari. Bantuan bahan bangunan untuk perbaikan rumah, layanan pengobatan gratis, serta kebersamaan dalam membersihkan puing-puing menjadi bukti bahwa di saat sulit, kepedulian dan gotong royong adalah kekuatan yang membuat masyarakat mampu bangkit lebih cepat. (Abel)













