banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250




banner 728x250

Target Tembus Pasar Internasional, Pelaku Usaha Diberi Pelatihan

  • Bagikan

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagperin) Kabupaten Kuningan bekerjasama dengan Balai Pelatihan Pengembangan Ekspor Indonesis (BPPEI) Kementerian Perdagangan melaksanakan kegiatan Pelatihan Pembinaan dan Pengembangan Usaha Produk Ekspor Unggulan Kabupaten Kuningan, di Aula Grand Cordela Hotel, Jl. Siliwangi-Kuningan, Selasa (21/9/2021).

Acara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Kuningan tersebut, diikuti oleh 30 pelaku usaha olahan kopi, makanan, minuman, batik, dan handycraft. Dengan menghadirkan narasumber dari BPPEI Kementerian Perdagangan RI. 

banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagperin) Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, S.Sos., M.Si, menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya Pelatihan Pembinaan dan Pengembangan Usaha Produk Ekspor Unggulan Kabupaten Kuningan, adalah untuk meningkatkan kemampuan para pelaku usaha tentang perdagangan luar negeri, khususnya pengetahuan tentang pengembangan produk potensial ekspor daerah, khususnya olahan kopi, makanan olahan, batik, dan handycraft.

“Melalui kegiatan ini, para peserta juga diberikan pelatihan berproduksi yang baik, agar mempunyai produk yang berdaya saing tinggi dan berkualitas eksport,” jelasnya.

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, para peserta dapat menyerap materi yang disampaikan pihak narasumber, sehingga para peserta dapat menerapkannya dalam pengelolaan usahanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan, H. M Ridho Suganda, SH., M.Si mengungkapkan, salah satu tantangan perdagangan di era globalisasi saat ini, berada dilingkup kawasan regional ASEAN. Konsekuensi dari terbentuknya perdagangan global termasuk masyarakat ekonomi ASEAN, akan berimplikasi terhadap meningkatnya pergerakan arus barang, jasa, dan orang, khususnya diantara negara-negara ASEAN.

Melihat ketatnya persaingan pasar global, Wabup mengatakan, Indonesia tidak hanya menjadi sasaran pasar negara-negara ASEAN, melainkan turut mengambil peluang dengan mengekspor produk-produk unggulannya, termasuk dari Kabupaten Kuningan.

“Melihat realitas Kuningan saat ini, memang belum sampai tahap memuaskan. Masih banyak hambatan-hambatan yang dihadapi para pelaku usaha dalam menembus pasar ekspor. Padahal, kita mempunyai produk yang tidak kalah berkualitas,” kata Wabup.

Untuk itu, Wabup mengajak untuk melakukan pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi produk-produk yang dihasilkan dengan menyesuaikan perkembangan teknologi yang ada, sekaligus harus adanya sinergitas antara para pelaku usaha dan pemerintah.

“Saya berharap, melalui pelatihan ini, akan merangsang tumbuhnya para pelaku ekspor baru di Kabupaten Kuningan. Sekaligus akan memperoleh gambaran peta persaingan saat ini di pasar global, sehingga kita mampu menyusun strategi yang tepat dalam menghadapinya,” harap Wabup. 

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan bagi para pelaku usaha dari Kementerian Perdagangan RI, yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kuningan. (Abel Kiranti)


banner 336x280
banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!