Bingkaiwarta, KUNINGAN – Pasca bencana banjir yang terjadi di Desa/Kecamatan Cimahi Kabupaten Kuningan, yang terjadi pada Senin (24/2/2025) sore, BPBD Kabupaten Kuningan mencatat ada 153 rumah, 199 KK dan 597 jiwa yang terendam banjir.
Tak hanya itu, lahan pertanian juga ikut terdampak dengan luasan 2,5 Ha dan yang paling membuat warga merana adalah 3.000 ekor ayam ikut terseret banjir. Banjir sendiri terjadi karena sungai Cipaku dan sungai Cicadas di Desa/Kecamatan Cimahi meluap dan masuk ke permukiman.
“Selain rumah dan lahan pertanian dan ribuan ekor ayam terbawa hanyut,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, Selasa (25/2/2025).
Diketahui akibat hujan deras yang terjadi pada Senin (24/2/2025) sore, menyebabkan sungai Cipaku dan sungai Cicadas di Desa/Kecamatan Cimahi meluap dan masuk ke permukiman.
Menurut Kalak BPBD Kuningan Indra Bayu Permana air sungai merendam rumah warga dengan ketinggian 30-100 cm pukul 15.00 WIB. Adapun dua dusun yang terendam adalah Dusun 1 dan Dusun 3.
“Di Dusun 1 ada dua RT yakni RT 1 dan 2 yang masuk ke RW 1. Sedangkan di Dusun 2 ada di enam RT dari mulai RT 14-19 yang masuk ke RW,” terang Indra.
Sementara itu, pasca terjadinya banjir, tampak personel TNI dan Polri, Damkar, BPBD, perangkat desa, bergotong royong membantu warga sekitar membersihkan material lumpur dan sampah yang masuk ke rumah warga yang terdampak banjir.
“Di karenakan yang terdampak banjir berjumlah 2 dusun, kemungkinan pembersihan material lumpur dan sampah yang di bawa aliran air yang masuk ke rumah dan pemukiman warga akan di laksanakan secara bertahap dan berlanjut sampai dengan selesai,” kata Babinsa saat dikonfirmasi. (Abel)













