banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Yanuar Prihatin Diskusi Santai Bareng Jurnalis Kuningan

Bingkaiwarta, CIGUGUR – Anggota DPR RI Fraksi PKB, H Yanuar Prihatin bersama para jurnalis Kuningan melakukan Diskusi Santai seputar perkembangan Kabupaten Kuningan. Mulai dari isu soal politik daerah hingga pusat, UMKM, Pariwisata, Pansus Gagal Bayar, di Resto Rageman Desa Gunung Keling, Kecamatan Cigugur, Minggu (26/2/2023).

Dalam diskusi santai tersebut, Yanuar menyampaikan, bahwa Ia tidak akan maju sebagai Calon Bupati Kuningan dari PKB pada Pemilu 2024 mendatang.

banner 728x250

“Secara pribadi, Saya belum memiliki arah ke sana. Saya tidak akan mencalonkan Bupati Kuningan. Saya akan fokus dulu di Jakarta untuk menyelesaikan kerja sebagai anggota DPR RI hingga akhir periode tahun depan,” ujar Yanuar.

Namun, jika partai memberi penugasan, kata Yanuar, itu lain soal. Tapi sampai sekarang Ia belum kepikiran ke arah sana. “Saya selesaikan dulu sampai beres. Untuk pencalonan DPR RI pun, kalau kata Partai jangan, ya saya siap,” katanya.

Selain itu, Yanuar juga memaparkan tentang bagaimana cara untuk meningkatkan pendapatan daerah. Menurutnya, ketika sektor pendapatan APBD cuma segitu gitunya, maka kedepan Kuningan perlu meningkatkan kemampuan keuangan daerah. Sumbernya dua yaitu sumber lokal dan sumber dari luar yang dimasukan ke dalam diluar APBN.

“Untuk sumber lokal, kita hanya dapat dari retribusi dan pajak daerah. Nah, bagaimana cara kita untuk melakukan optimalisasi retribusi dan pajak daerah itu sendiri. Namun batas maksimal dari dua sektor tersebut bisa diukur. Sehingga perlu sumber kedua, yaitu bagaimana mencari supporting dari luar supaya mereka mau menginvestasikan uangnya di Kuningan,” paparnya.

Ia mengatakan, “Bagaimana mengundang kekuatan luar untuk mengembangkan uangnya di Kuningan. Di dewan, tiap hari itu ributnya soal uang yang sudah ada. Mestinya naikkan keributannya terhadap duit yang belum ada. Yang membuat investor mau masuk ke Kuningan itu gimana?,” ujarnya.

Rumus yang simple kaitan dengan kekuatan dari luar, lanjut Yanuar, bahwa di kota-kota yang maju, di dunia itu punya satu ciri. Dia punya icon yang khusus, unik dan jadi magnet bagi kotanya. Tidak ada kota maju yang punya banyak item.

Seperti Amerika Serikat, ketika ingin menjadi pebisnis maka datang ke Newyork. Ketika ingin jadi politisi datang ke Washington. Ketika ingin jadi artis datangnya ke Holliwood. Dan ketika ingin kaya judi, itu datangnya ke Las Vegas.

“Jadi, semua orang terdistribusikan menurut minatnya. Tiap kota itu punya branding yang khas,” imbuhnya.

Soal Kuningan, guna mencari apa yang mau dibranding, perlu dicek satu persatu. Pertama, apakah memungkinkan untuk menjadi kota industri, kota jasa perdagangan, kota pendidikan, pusat kerajinan atau kota pariwisata.

“Kita bisa diskusikan, Kuningan ini mau kemana? Bluprintnya harus ada. Saya yakin 5 tahun cukup untuk pembrandingan tersebut,” pungkasnya. (Abel)  


banner 336x280

Tinggalkan Balasan