banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Nusakambangan Tak Lagi Hanya Dikenal Seram, Kini Berproduksi dan Bina Kemandirian Warga Binaan

 

Bingkaiwarta, CILACAP – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, memberikan apresiasi tinggi atas transformasi kawasan Pemasyarakatan Nusakambangan yang kini berkembang menjadi sentra ketahanan pangan sekaligus pusat pembinaan kemandirian warga binaan. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja pada Sabtu (20/6/2026), didampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

banner 728x250

Dalam kunjungan tersebut, Titiek meninjau sejumlah program unggulan, mulai dari pengolahan limbah Fly Ash Bottom Ash (FABA), pertanian, peternakan, produksi pupuk organik, balai latihan kerja konveksi, pengolahan sampah, hingga budidaya perikanan seperti tambak udang vaname dan sidat.

“Atas nama Komisi IV, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri beserta jajaran. Semoga keberhasilan ini dapat ditiru dan dikembangkan di lembaga pemasyarakatan lainnya,” harapnya.

Ia menambahkan, citra Nusakambangan yang selama ini dikenal seram dan identik dengan kawasan berisiko tinggi, kini berubah menjadi kawasan yang produktif dan bermanfaat. “Selama ini kita membayangkannya seperti Alcatraz, ternyata di sini sangat tertata, ramah, dan mampu menghasilkan begitu banyak produk bernilai guna,” puji Titiek.

Menyikapi apresiasi tersebut, Menimipas Agus Andrianto menyatakan masukan dan arahan dari Komisi IV DPR akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program yang berjalan. Pihaknya terus mengoptimalkan lahan kosong di seluruh lembaga pemasyarakatan guna mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kami akan menindaklanjuti setiap arahan yang diberikan. Seluruh Lapas dan Rutan telah memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami dan diolah, guna memenuhi kebutuhan internal sekaligus berkontribusi lebih luas,” jelasnya.

Saat ini, Nusakambangan telah mengelola sekitar 135 hektare lahan produktif dan melibatkan ratusan warga binaan dalam berbagai kegiatan usaha. Transformasi ini menjadi wujud nyata komitmen pemasyarakatan: mendukung program pangan nasional sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan agar siap berkontribusi positif kembali ke masyarakat kelak. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan