Bingkaiwarta, KUNINGAN – Sebanyak 281 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Tahun 2024 yang ditugaskan di Kabupaten Kuningan, kini resmi bergabung dalam struktur Kementerian Agama (Kemenag). Mereka dilantik secara serentak pada Senin (26/5/2025), dalam upacara nasional yang dipusatkan di Gedung Dome Balerame, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Pelantikan dilakukan serentak oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA, melalui sambungan daring yang diikuti oleh ribuan PPPK dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Prosesi ini merupakan momentum penting bagi para PPPK sebagai awal resmi mereka mengemban tugas pelayanan publik di bawah naungan Kemenag.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat, H. Ajam Mustajam, dalam arahannya menekankan pentingnya integritas, loyalitas, dan semangat pengabdian. Ia meminta para ASN baru ini menjunjung tinggi nilai-nilai pelayanan yang humanis dan profesional.
“Jangan hanya merasa telah diangkat sebagai pegawai, tapi jadikan momen ini sebagai titik awal untuk berkontribusi nyata bagi umat dan negara,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jabar, H. Muhammad Ali Abdul Latif, menyampaikan bahwa dari total formasi PPPK di Jawa Barat yang mencapai 5.419 orang, sebanyak 5.409 telah dinyatakan lulus dan resmi dilantik pada hari itu.
“Sebanyak 5.368 orang hadir langsung di lokasi pelantikan, 27 lainnya mengikuti dari Daerah Kerja (Daker) Mekah, dan 14 orang mengikuti secara daring karena kondisi kesehatan dan kehamilan,” jelasnya.
Di Kabupaten Kuningan sendiri, 281 PPPK telah diarahkan untuk mengisi tiga unit utama, yaitu Kantor Kemenag, Kantor Urusan Agama (KUA), serta madrasah-madrasah negeri. Kepala Kemenag Kuningan, H. Ahmad Handiman Romdony, menyatakan rasa bangganya atas bergabungnya para ASN baru ini dalam struktur pelayanan di wilayahnya.
“Kami menyambut hangat kehadiran mereka. Ini bukan sekadar pelantikan, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat,” ucapnya, Selasa (27/5/2025).
Ia menambahkan bahwa kehadiran ratusan PPPK ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik, khususnya dalam urusan keagamaan, pendidikan, serta pernikahan dan keagamaan di masyarakat melalui KUA.
“Jabatan ini adalah amanah. Saya minta agar para PPPK tetap rendah hati, terus belajar, dan menjadikan tugasnya sebagai ladang ibadah,” pesan Romdony.
Pelantikan massal ini sekaligus menandai langkah baru reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama, dengan harapan pelayanan yang diberikan semakin profesional, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan umat. (Abel)













