banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Tersebar di Enam Kabupaten, Mahasiswa Uniku Siap Jadikan Masyarakat Laboratorium Kehidupan

 

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Universitas Kuningan (UNIKU) resmi membuka kegiatan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Gedung Student Center Iman Hidayat Kampus I, Rabu (24/6/2026). Acara ini dibuka langsung oleh Rektor Uniku Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, dekan fakultas, serta direktur pascasarjana.

banner 728x250

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Uniku, Dr. Ilham Adhiya, M.Si., menyampaikan bahwa tahun ini sebanyak 1.187 mahasiswa akan terjun ke tengah masyarakat. Jumlah tersebut terdiri dari 1.097 mahasiswa reguler, 88 mahasiswa karyawan, serta 20 peserta magang luar negeri yang akan melaksanakan KKN di Taiwan dan Jepang.

“Seluruh peserta terbagi ke dalam 60 kelompok. Selain itu, ada KKN kolaboratif yang melibatkan 100 mahasiswa dari enam perguruan tinggi berbeda, termasuk Uniku, yang dibagi menjadi lima kelompok khusus,” jelas Ilham.

Lokasi pelaksanaan KKN tersebar luas di enam kabupaten, yaitu Kuningan, Ciamis, Majalengka, Cirebon, Brebes, dan Indramayu yang mencakup 60 desa sasaran. Khusus untuk KKN kolaboratif, pelaksanaannya akan difokuskan di lima wilayah Desa Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan.

“Kami telah melakukan survei ke seluruh lokasi untuk persiapan matang. Materi pembekalan pun disiapkan khusus, seperti pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat bersama narasumber dari DPMD Kabupaten Kuningan, dilanjutkan pembekalan teknis di masing-masing fakultas,” tambahnya.

Secara jadwal, pelepasan peserta KKN reguler dijadwalkan pada 13 Juli hingga 15 Agustus 2026, sedangkan KKN kolaboratif berlangsung 16 Juli sampai 14 Agustus 2026.

Sementara itu, Rektor Uniku Dr. Anna Fitri Hindriana menegaskan makna mendalam program ini, di mana masyarakat menjadi “laboratorium kehidupan” bagi mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu yang didapat di bangku kuliah.

“Ilmu yang dipelajari di kelas harus nyata bermanfaat membantu menyelesaikan persoalan di desa. Salah satu tantangan besar saat ini adalah pengelolaan sampah seiring penuhnya kapasitas TPA Kuningan, di mana mahasiswa bisa berperan membawa solusi,” ujar Rektor Anna.

Selain lingkungan, mahasiswa juga diharapkan mendampingi pengembangan UMKM mulai dari produk, kemasan hingga pemasaran, serta menggali potensi wisata desa. Ia berpesan agar mahasiswa datang dengan sikap rendah hati, menjaga nama baik almamater, serta mengedepankan empati dan kerja sama dengan warga.

“Belajarlah dari masyarakat, tunjukkan integritas dan disiplin. Jadikan kehadiran kalian membawa perubahan positif yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan