banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Ribuan Warga Kuningan Terima KKS PKH dan BPNT: Ada Temuan Penyalahgunaan untuk Judi Online!

Bingkaiwarta, CIAWIGEBANG – Ribuan warga penerima manfaat di lima kecamatan di Kabupaten Kuningan menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Peluncuran pendistribusian dilakukan oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, di Kantor Kecamatan Ciawigebang, Jumat (26/9/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di Kecamatan Ciawigebang, Ciniru, Hantara, Jalaksana, dan Japara. Di Kecamatan Ciawigebang sendiri, terdapat sekitar 1.100 penerima manfaat, sehingga distribusi dilakukan dalam tiga sesi: pagi, siang, dan sore.

banner 728x250

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, Dr. Toto Toharudin, melaporkan temuan serius terkait penyalahgunaan bantuan. “Dalam beberapa kasus, kartu ATM penerima digunakan oleh anggota keluarga lain untuk bermain judi online. Kecil kemungkinan ibu-ibunya yang melakukan, penyalahgunaan justru terjadi di lingkaran keluarga dekat,” jelas Toto.

Toto juga mengingatkan agar kartu penerima bantuan disimpan dengan baik. Selain itu, ia memperkenalkan program baru bernama Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi keluarga miskin ekstrem (Desil 1). Program berbasis boarding school ini ditanggung penuh oleh pemerintah, termasuk biaya makan, minum, dan pakaian. “Di Kuningan, rintisan program ini ada di SMPN 6,” sebutnya.

Kepala Cabang BNI Kuningan, Luki Perdana, menyebutkan bahwa Kabupaten Kuningan mendapatkan tambahan alokasi penerima bantuan sebanyak 15.557 orang yang harus diselesaikan sebelum 2 Oktober 2025.

“Kartu dan PIN sudah aktif, tinggal validasi data ke pusat. Tambahan alokasi ini setara dengan Rp18 miliar dana bantuan yang akan berputar di Kuningan, di luar anggaran yang sudah ada sekitar Rp50 miliar,” terang Luki.

Luki menambahkan, ke depan, distribusi bantuan akan terintegrasi dengan koperasi lokal sehingga penerima manfaat juga menjadi anggota koperasi. Skema ini dirancang agar lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menggerakkan UMKM pangan daerah.

Dalam arahannya, Bupati Kuningan menekankan agar bantuan dimanfaatkan sesuai kebutuhan dasar. “Bantuan ini jangan disalahgunakan. Saya sangat sedih mendengar ada yang memakainya untuk judi online. Pemerintah hadir dengan segala keterbatasan. Oleh karena itu, gunakan bantuan ini sebaik-baiknya, bahkan bisa ditabung untuk modal usaha,” tegas Bupati.

Bupati juga menyampaikan data dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang mencatat jumlah warga sangat miskin (Desil 1) di Kuningan mencapai 51.806 KK atau 156.605 jiwa, sedangkan kategori miskin (Desil 2) mencapai 44.600 KK atau 141.544 jiwa.

“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama BNI mendistribusikan KKS kepada 15.557 penerima manfaat PKH dan BPNT se-Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Bupati Dian berpesan agar bantuan pemerintah ini dimanfaatkan sebaik-baiknya dan sesuai dengan peruntukan yang tepat, karena bantuan ini tidak selamanya ada.

“Syukur-syukur kalau bisa menyisihkan sebagian untuk modal usaha kecil-kecilan agar bisa meningkatkan taraf hidup, sehingga bisa graduasi mandiri atau keluar dari kemiskinan,” ungkapnya. (Abel)


banner 336x280
banner 336x280

Tinggalkan Balasan