banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Gerakan Garpu Sendok! Ratusan Orang Bergotong Royong Bersihkan Eceng Gondok Di Waduk Darma

Bingkaiwarta, DARMA – Meluasnya pertumbuhan eceng gondok di perairan Waduk Darma mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kuningan. Sebagai langkah nyata mengatasi ancaman kerusakan lingkungan tersebut, digelar aksi massal bernama Gerakan Sapu Bersih Eceng Gondok (GARPU SENDOK), Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini menggerakkan ratusan personel dari berbagai unsur untuk menyelamatkan fungsi dan kelestarian waduk.

Gerakan ini dipimpin langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa eceng gondok bukan sekadar tanaman liar biasa, melainkan gulma yang memiliki daya sebar dan daya rusak tinggi bagi ekosistem perairan.

banner 728x250

“Jika dibiarkan terus berkembang, eceng gondok akan menurunkan kualitas air, merusak keseimbangan alam, mempercepat pendangkalan waduk, hingga akhirnya mengganggu sektor pariwisata, perikanan, dan pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga,” tegasnya.

Aksi pembersihan ini dihadiri Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, Sekretaris Daerah Uu Kusmana, serta melibatkan sebanyak 31 unsur lembaga dan instansi. Di antaranya perangkat daerah, TNI, Polri, instansi vertikal, Badan Usaha Milik Daerah, komunitas lingkungan, pelaku usaha, kelompok pembudidaya ikan, pemerintah desa, hingga masyarakat sekitar.

Dukungan penuh juga datang dari sembilan desa penyangga utama Waduk Darma, yaitu Desa Jagara, Sakerta Timur, Sakerta Barat, Paninggaran, Cipasung, Cikupa, Darma, Kawah Manuk, dan Parung. Warga serta petani ikan di wilayah tersebut turut dikerahkan untuk berpartisipasi aktif.

Berbagai sarana penunjang pun dikerahkan agar proses pembersihan berjalan cepat dan efektif, mulai dari alat berat, perahu, kapal, kendaraan pengangkut, hingga armada khusus untuk mengangkut eceng gondok. Seluruh operasional dikoordinasikan secara terpadu oleh BBWS Cimanuk-Cisanggarung, UPTD PSDA Jawa Barat, BPBD, serta dinas-dinas teknis terkait.

Bupati Dian menekankan bahwa penyelamatan Waduk Darma tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah semata. Diperlukan kerja sama lintas unsur melalui pendekatan pentahelix, yakni melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan masyarakat luas.

“Kami ingin gerakan ini tidak berhenti hanya sebagai kegiatan seremonial sesaat. Harus menjadi kebiasaan bersama yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Semua pihak yang menikmati manfaat dari keberadaan waduk ini wajib ikut bertanggung jawab menjaganya,” ujarnya.

Tidak hanya memimpin dari atas panggung, Bupati Dian juga terjun langsung ke lokasi pembersihan. Ia turut mengangkat dan mengumpulkan eceng gondok yang menutupi permukaan air, berbaur bersama anggota TNI, Polri, aparat, komunitas, dan warga. Kehadirannya menjadi simbol nyata bahwa menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan langsung, sekaligus membangkitkan semangat gotong royong seluruh peserta.

Dijelaskan, Waduk Darma merupakan aset strategis Kabupaten Kuningan yang memiliki peran ganda: sebagai destinasi wisata andalan, sumber penyediaan air baku dan irigasi, tempat usaha perikanan, serta penopang perekonomian masyarakat sekitar. Oleh karena itu, kelestariannya harus dijaga sebaik mungkin.

Sebagai tindak lanjut jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Kuningan akan melakukan evaluasi dan rapat koordinasi secara berkala untuk memastikan penanganan eceng gondok berjalan efektif. Targetnya, dalam beberapa bulan ke depan kondisi perairan Waduk Darma dapat pulih kembali, menjadi bersih, indah, dan nyaman untuk dikunjungi maupun dimanfaatkan warga.

“Kalau bukan kita yang menjaga, lalu siapa lagi? Mari jadikan gerakan ini sebagai titik awal tumbuhnya kesadaran bersama. Kita wujudkan Kuningan sebagai daerah konservasi yang bersih, lestari, dan berkelanjutan,” pungkas Bupati. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan