banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

3 Program Unggulan! Disdikbud Kuningan Percepat Transformasi Pendidikan 2026

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan terus melangkah maju dalam melakukan transformasi pendidikan daerah. Berbagai program strategis disusun dan dijalankan untuk meningkatkan mutu tata kelola, memperkuat kepemimpinan sekolah, serta mengembangkan satuan pendidikan yang berkualitas dan unggul.

Rincian program tersebut dipaparkan secara terbuka oleh Kepala Disdikbud Kabupaten Kuningan, Dr. Carlan, dalam siaran TVRI Jawa Barat, Jumat (12/6/2026) sore. Acara ini merupakan hasil kerja sama antara TVRI Jawa Barat dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan.

banner 728x250

Dalam dialog interaktif tersebut, Dr. Carlan menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting untuk mempercepat perubahan dan kemajuan dunia pendidikan di Kuningan. Ada tiga program utama yang menjadi fokus prioritas, yaitu pemutakhiran aset pendidikan berbasis digital, akselerasi pengangkatan kepala sekolah definitif, serta pengembangan sekolah unggulan.

“Tahun 2026 menjadi momen yang tepat bagi kita untuk mempercepat transformasi pendidikan menuju tata kelola yang lebih modern, transparan, dan berbasis data yang akurat,” ujarnya.

Langkah pertama dilakukan melalui penerapan aplikasi ATISISBADA untuk mendigitalisasi pencatatan dan pengelolaan aset pendidikan. Sistem ini bertujuan agar seluruh data sarana dan prasarana sekolah tersusun rapi, akuntabel, dan mudah dipertanggungjawabkan. Hingga saat ini, proses verifikasi dan validasi data telah selesai dilakukan di 638 Sekolah Dasar dan 78 Sekolah Menengah Pertama se-Kabupaten Kuningan. Hasilnya, ketepatan dalam pelaporan dan perencanaan kebutuhan sekolah menjadi jauh lebih baik.

“Dengan sistem ini, kita tahu persis kondisi aset yang dimiliki setiap sekolah, sehingga bantuan dan perencanaan pembangunan dapat tepat sasaran,” jelasnya.

Program kedua difokuskan pada penguatan kepemimpinan sekolah melalui percepatan pengangkatan kepala sekolah definitif. Menurutnya, sosok kepala sekolah adalah ujung tombak yang sangat menentukan keberhasilan peningkatan mutu pendidikan di satuan pendidikan masing-masing.

“Kepala sekolah adalah kunci utama kemajuan sekolah. Oleh karena itu, kami percepat pengangkatannya agar tidak ada lagi kekosongan kepemimpinan yang menghambat kinerja,” tegasnya.

Dr. Carlan menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah dilantik sebanyak 387 kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. Pelantikan gelombang keempat dijadwalkan akan dilaksanakan pada 15 Juni 2026.

Sementara itu, program ketiga dirancang untuk melahirkan sekolah unggulan yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik semata, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, mendorong inovasi metode belajar, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami ingin sekolah unggulan itu melahirkan siswa yang cerdas secara ilmu pengetahuan, namun juga memiliki budi pekerti luhur, terbiasa berinovasi, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Saat ini telah ditetapkan enam sekolah rintisan unggulan. Salah satu contohnya adalah TK Negeri Pembina Ciloa yang berhasil menerapkan program kebersihan dan ketertiban 5S serta meraih berbagai penghargaan di tingkat kabupaten.

“Prestasi ini membuktikan bahwa dengan pengelolaan yang baik, sekolah mana pun bisa berinovasi dan memberikan dampak nyata bagi peserta didiknya,” pungkasnya.

Dengan berjalannya ketiga program ini secara sinergis, Disdikbud Kabupaten Kuningan optimis dapat mewujudkan sistem pendidikan yang lebih maju, andal, dan mampu mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berkarakter kuat. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan