banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Dinilai Efektif, Operasi Keselamatan Lodaya Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Jabar

 

Bingkaiwarta, CIREBON – Pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya di wilayah hukum Polda Jawa Barat menunjukkan hasil positif. Sepanjang tahun 2025, angka kecelakaan lalu lintas tercatat mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

banner 728x250

Hal tersebut disampaikan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan dalam amanat yang dibacakan Wakil Kepala Polres Cirebon Kota, Kompol Dede Kasmadi, saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di halaman Mapolres Cirebon Kota, Senin (2/2/2026).

Dalam amanatnya disebutkan, sepanjang 2025 jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah Polda Jabar tercatat sebanyak 159 kejadian. Angka ini menurun drastis dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 333 kejadian.

“Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terjadi penurunan sebanyak 174 kejadian atau sekitar 52 persen,” ujar Kompol Dede Kasmadi. Senin (2/2/2025)

Tak hanya jumlah kecelakaan, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan cukup tajam, yakni hingga 59 persen.

Sementara itu, korban luka berat mengalami kenaikan sebesar 12 persen dan korban luka ringan justru menurun hingga 50 persen. Kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas pun tercatat turun sebesar 39 persen.

Kompol Dede menjelaskan, apel gelar pasukan digelar untuk memastikan kesiapan personel dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya, sekaligus sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Polri bersama pemerintah dan instansi terkait memiliki tanggung jawab menjaga keamanan, kelancaran lalu lintas, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan demi terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif. Hal ini tentu membutuhkan kerja keras dan sinergi semua pihak,” katanya.

Ia menambahkan, Operasi Keselamatan Lodaya 2026 dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Operasi ini mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif secara humanis untuk meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya menjelang pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.

Adapun sasaran operasi meliputi potensi gangguan, ambang gangguan, hingga gangguan nyata yang berpotensi menimbulkan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas.

Fokus pengawasan diarahkan pada kendaraan angkutan umum, khususnya bus pariwisata dan travel, pengemudi angkutan umum, perusahaan otobus, serta pelaksanaan ramp check di lokasi strategis dan kawasan dengan mobilitas tinggi.

“Operasi ini dilaksanakan di seluruh wilayah hukum Polda Jawa Barat, baik di ruas jalan tol maupun jalan arteri yang menjadi kewenangan Polri,” jelasnya.

Kompol Dede juga menekankan kepada seluruh personel yang terlibat agar mengutamakan keselamatan, mengedepankan edukasi tertib berlalu lintas, serta menghindari sikap arogan dan tindakan kontraproduktif selama pelaksanaan operasi.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kompol Dede Kasmadi mewakili Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar. Kegiatan diikuti ratusan personel gabungan dari Polres Cirebon Kota, TNI, Polisi Militer AD dan AL, Dinas Perhubungan Kota Cirebon, serta Satpol PP Kota Cirebon. (ARL)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan